Bunga Bangkai Raksasa Mekar di Lampung

Antara, CNN Indonesia | Jumat, 29/11/2019 00:34 WIB
Bunga bangkai raksasa Amorphophallus titanum telah mekar di Lampung. Amorphophallus titanum sudah mekar di Lampung (Wikipedia)
Jakarta, CNN Indonesia -- Bunga bangkai raksasa (Amorphophallus titanum) telah mekar di Lampung. Bunga langka ini dapat dinikmati pengunjung di kawasan Wana Wisata Air Terjun Tirai, di Desa (Pekon) Datar Lebuay, Kecamatan Air Naningan, Kabupaten Tanggamus, Provinsi Lampung.

Untuk mencapai lokasi habitat alami bunga bangkai itu memerlukan waktu tempuh sekitar tiga jam perjalanan darat dari Kota Bandarlampung, ibu kota Provinsi Lampung.

"Alhamdulillah mekar juga bunga yang ditunggu-tunggu ini," ujar Abdul Kodir, Ketua Kelompok Sadar Wisata (Pokdarwis) Jaya Lestari yang mengelola Wana Wisata Air Terjun Tirai itu pula.`
Bunga bangkai dekat dengan air terjun itu, sudah mekar dengan sempurna di dalam lokasi wana wisata.
Menurut Abdul Kodir, bunga ini sudah mulai mekar pada Selasa (26/11) pukul 18.00 WIB, dan Rabu pagi sudah mekar seluruhnya.


"Bagi yang ingin melihat bunga ini dari dekat, silakan berkunjung ke lokasi wisata ini, karena waktu mekar hanya 3-4 hari," ujarnya berpromosi.

Petugas Pokdarwis Jaya Lestari, Selamet, sebelumnya terus mengawasi bunga bangkai ini siang dan malam agar bisa tumbuh dan berkembang dengan baik. Bahkan meskipun masih musim kemarau, ia tak berani menyiraminya. Apalagi menjelang mekar, perlu dijaga lebih ketat lagi.

Ia juga membuat pagar bambu untuk pembatas agar pengunjung tidak mengusik atau menyentuhnya, karena dikhawatirkan akan membusuk sebelum mekar.

[Gambas:Video CNN]


Abdul Kodir membenarkan, bunga raksasa langka itu diminta jangan dipegang atau jangan disentuh. "Boleh dipandang saja sepuasmu memandang, tapi jangan disentuh, apalagi dirusak," katanya lagi.

Bunga bangkai adalah salah satu bunga langka yang dikenal memiliki kelopak bunga berukuran raksasa dibandingkan jenis bunga biasanya, serta tergolong jenis bunga yang telah langka di dunia.

Bungai bangkai itu tumbuh alami pada habitatnya di dalam kawasan areal Kesatuan Pengelolaan Hutan Lindung (KPHL) Batutegi di Desa Datar Lebuay, Kecamatan Air Naningan, Kabupaten Tanggamus, Provinsi Lampung, di dalam kawasan wisata alam Wana Wisata Air Terjun Tirai.

Petugas setempat telah memberi pembatas pagar bambu di sekitar bunga bangkai itu, agar tidak diusik. Tulisan "Awas Jangan Disentuh" juga dipasang mereka.

Pengelola kawasan wisata alam itu berharap bunga langka raksasa yang telah mekar tersebut menjadi salah satu daya tarik unggulan sehingga pengunjung berbondong-bondong datang.

"Kami akan coba jaga dan rawat bunga bangkai ini," ujar Abdul Kodir.

Lokasi kawasan wisata alam ini berada sekitar 30 km dari Kantor KPHL Batu Tegi di Pasar Air Naningan, dan dapat dijangkau menggunakan jasa ojek sepeda motor dengan tarif Rp100.000 per orang pulang pergi.

Kondisi jalan sangat bervariasi, mulai dari jalan aspal dan tanah. Jika musim hujan, pengunjung harus ekstra hati-hati, karena kondisi jalan cukup licin, namun pengojek biasanya menyiapkan rantai roda untuk mengantisipasinya.

Abdul Kodir berharap, bunga yang sudah mekar ini menjadi magnet untuk pengunjung berdatangan ke sini.

Di Lampung, bunga bangkai diketahui hidup pada habitat alami di kawasan hutan Taman Nasional Bukit Barisan Selatan dengan wilayah menyebar pada Kabupaten Lampung Barat, Pesisir Barat, Tanggamus, dan Kaur (Bengkulu). Bunga Bangkai ini juga telah menjadi koleksi dan dikembangkan pembiakannya di Kebun Raya Liwa di Kabupaten Lampung Barat sejak 2017 lalu. (eks)
TOPIK TERKAIT
REKOMENDASI
LAINNYA DI DETIKNETWORK