Direktur Marketing Astra Honda Motor (AHM) Thomas Wijaya menyebut, ketertarikan pasar terhadap ADV 150 tak akan 'menyikut' pasar PCX meski kedua model sama-sama menawarkan desain skutik 'gambot' mesin 150 cc.
Ia menuturkan penjualan PCX tetap stabil meski ADV 150 peminatnya terus tumbuh. Saat ini penjualan PCX mencapai 25 ribu unit per bulan. Hal itu menurut Thomas karena antara PCX 150 dan ADV 150 punya segmen berbeda.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Lihat juga:Honda ADV 150 cc, X-ADV Versi 'Kerdil' |
Saat ini ADV 150 dijual lebih mahal dari PCX 150 CBS Rp28,933 juta dan PCX 150 ABS Rp31,934 juta. Harga ADV 150 juga di atas Yamaha Nmax ABS yang maharnya mencapai Rp31,415 juta. Harga ADV 150 Rp33,5 juta untuk CBS-ISS dan Rp36,5 juta tipe ABS-ISS.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
[Gambas:Video CNN]
Pasar skutik 110 cc
Thomas melanjutkan penjualan Honda tahun ini masih ditopang skutik 110 cc. Dominasi masih dipegang BeAt dan Scoopy dengan total mencapai 200 ribu unit per bulan. Belum lagi ada sumbangsih produk baru matik 110 cc Genio dengan jualan 35 ribu unit per bulan.
Ia mengatakan ketertarikan konsumen lantaran butuh motor praktis, tapi tetap ekonomis untuk dipakai aktivitas sehari-hari. Kondisi ini membuat skutik 110 cc menjadi pilihan.
"Kalau di kami itu kontribusi 87 persen penjualan masih matik. Tapi matik 110 cc masih terlaris sampai sekarang," ungkapnya.
AHM dikatakan Thomas cukup optimistis penjualan motor Honda tahun ini mampu mencapai 4,8 juta unit, atau lebih besar dari pencapaian tahun lalu sebesar 4,7 juta unit.
"Ini hingga Oktober kami rangkum penjualan tumbuh empat persen. Sedangkan matik kami itu tumbuh tujuh persen," tutup Thomas. (ryh/mik)