Dilansir dari CNN, iPhone baru kemungkinan akan diluncurkan pada semester kedua 2020. Ponsel akan hadir dalam berbagai ukuran layar. Satu set berukuran 5,4 inci, satu berukuran 6,7 inci, dan dua lainnya berukuran 6,1 inci.
iPhone terbaru disebut akan memiliki sensor shift yang membuat video dan foto lebih berkualitas ketika menangkap suatu gerakan.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Prediksi dari JP Morgan menyeruak ketika perusahaan Samsung dan OnePlus ikut meluncurkan perangkat dan operator yang mendukung 5G. Sebelumnya, Verizon, AT&T dan T-Mobile telah terlebih dahulu menjamah teknologi 5G.
Teknologi jaringan kelima diharapkan bisa mendorong teknologi dan inovasi dalam ponsel pintar. Termasuk berselancar video yang lebih baik dan mendukung teknologi mobil otonom.
iPhone 5G bisa mendorong bisnis Apple di tengah-tengah penjualan iPhone yang menurun serta inovasi Apple yang stagnan. Banyak orang mengatakan iPhone terbaru, terlihat sama dengan model-model lama.
Dilansir dari CNBC, Apple juga diprediksi akan mengubah strategi peluncuran iPhone dengan meluncurkan dua kali dalam satu tahun pada 2021. Biasanya Apple hanya meluncurkan perangkat baru satu kali dalam setahun.
Perubahan strategi ini akan memberikan fleksibilitas kepada Apple untuk meluncurkan produk sesuai dengan kemauan pasar.
Apple juga diprediksi bisa bersaing dengan vendor-vendor ponsel yang terus-terusan merilis ponsel baru dalam satu tahun. JP Morgan mengatakan strategi ini akan menjadi perubahan besar untuk lini produk andalan Apple.
"Berdasarkan pemeriksaan rantai pasokan kami, kami mengharapkan perubahan strategis dengan merilis dua model iPhone pada semester satu 2021 dan semester dua 2021," ujar analis JP Morgan, Samik Chatterjee.
[Gambas:Video CNN] (jnp/lav)