Asal muasal nama granat sendiri berasal dari bahasa Prancis Kuno dari kata buah delima atau disebut dengan pomegranate. Awalnya buah tersebut disebut mirip dengan granat genggam
Granat terdiri dari berbagai jenis selain granat asap. Jenis-jenis granat adalah granat serpihan (fragmentation grenade), granat asap, granat anti kerusuhan (granat gas air mata), granat pembakar (incendiary grenade), hingga granat kejut (stun grenade).
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Dilansir dari situs Britannica, Granat jenis ini memiliki tipe ledakan yang sangat mematikan bagi pasukan infanteri. Granat jenis ini bisa memuntahkan serpihan tajam ke segala arah.
Granat Serpihan modern yang digunakan militer Amerika, M67 Grenade memiliki radius ledakan hingga 15 meter dan bisa dilempar hingga 40 meter.
2. Granat Asap
Granat asap berbentuk kaleng dan biasa digunakan sebagai alat isyarat darat atau darat ke udara. Granat asap juga digunakan untuk penanda zona sasaran atau pendaratan. Granat jenis ini tidak mematikan.
Granat asap juga biasa digunakan untuk menyembunyikan pergerakan atau manuver pasukan. Granat asap biasanya terbentuk dari silinder logam dengan lubang di bagian atas dan bawah untuk mengeluarkan asap.
3. Granat Anti Kerusuhan
Granat ini berisi gas air mata. Bentuk dan pengoperasian granat sama seperti gas air mata. Granat ini akan menyebabkan iritasi pada mata dan sistem pernafasan.
Apabila manusia terpapar granat jenis ini dalam waktu lebih dari 10 menit, ia akan mengalami luka lepuh pada kulit dan luka permanen pada paru-paru.
[Gambas:Video CNN]
4. Granat Pembakar
Granat jenis ini bisa menghasilkan panas melalui reaksi kimia. Granat pembakar pertama kali digunakan oleh Kekaisaran Bizantium. Granat pembakar biasa diisi dengan Fosfor putih dan termit.
Reaksi kimia dari pembakar ini bisa terbakar dengan suhu 2.200 celsius sehingga berguna untuk menghancurkan senja, artileri dan kendaraan. Termit juga bisa terbakar tanpa sumber oksigen sehingga bisa terbakar di bawah air.
5. Granat Kejut
Granat kejut juga biasa flashbang digunakan mengalihkan atau membingungkan musuh selama beberapa detik. Granat ini tidak akan hancur ketika meledak.
Granat dirancang untuk menghasilkan kilatan cahaya menyilaukan dan suara keras tanpa menyebabkan cedera permanen. Kilatan dari granat kejut dalam waktu singkat bisa mengaktifkan seluruh sel yang peka cahaya di mata. Hal ini membuat kebutaan sementara dalam waktu lima detik.