DKI Kejar Perusahaan Pengemplang Pajak Ferrari Rp129 Juta

Rayhand Purnama, CNN Indonesia | Rabu, 04/12/2019 20:08 WIB
DKI Kejar Perusahaan Pengemplang Pajak Ferrari Rp129 Juta Petugas dari Badan Pajak dan Retribusi Daerah (BPRD) DKI Jakarta mengejar perusahaan pengeboran minyak berinisial NY yang menunggak pajak Ferrari 599 GTB Fiorano Rp129 juta. (Foto: AFP PHOTO/Jeff HAYNES)
Jakarta, CNN Indonesia -- Petugas dari Badan Pajak dan Retribusi Daerah (BPRD) DKI Jakarta mengejar perusahaan pengeboran minyak berinisial NY penunggak pajak Ferrari 599 GTB Fiorano Rp129 juta. Nilai tersebut akumulasi penunggakan pajak selama dua tahun.

Razia yang dihadiri CNNIndonesia.com, perusahaan pemilik supercar asal Italia itu berlokasi di Jalan Wolter Monginsidi, Jakarta Selatan.

Saat disambangi petugas, pemilik Ferrari yang diduga bos perusahaan itu tidak berada di kantornya. Kedatangan petugas BPRD DKI cuma disambut seorang wanita yang merupakan karyawan perusahaan.


Dalam pantauan, karyawan tersebut meminta waktu untuk penyelesaian tunggakan pajak Ferrari. Janji manajemen, minggu depan tunggakan sudah dilunasi.

"Paling lambat minggu depan sudah bisa dibayarkan ya pak," kata wanita karyawan perusahaan itu, Rabu (4/12).

Kepala Badan Pajak dan Retribusi Daerah (BPRD) DKI Jakarta Faisal Syafruddin yang ikut dalam sidak meminta kepada manajemen perusahaan itu untuk tidak lagi menunda-nunda pembayaran pajak mobil mewah tersebut.

"Masa iya orang kaya tidak bayar pajak," kata Faisal.

[Gambas:Video CNN]

Selain ke perusahaan tersebut, BPRD DKI Jakarta juga melakukan upaya 'jemput bola' pajak mobil mewah ke daerah perumahan Pondok Indah, Jakarta Selatan. Namun pemilik rumah sedang tidak ada di tempat.

Mobil mewah yang tercatat menunggak adalah sedan Mercedes-Benz S350L dengan pemilik berinisial FSS. Tunggakan pajak mobil itu senilai Rp22,4 juta. Petugas pajak pun hanya bertemu dengan penjaga keamanan rumah itu.

"Pemilik Mercy ini tidak di rumah, tapi tadi dia menelepon saya. Janjinya akan segera lunasi pajaknya kemungkinan besok," ungkapnya.

Menurut Faisal langkah door-to-door ke rumah wajib pajak dapat membuat para penunggak pajak mobil mewah sadar dan segera melunasi kewajibannya. (ryh/mik)