Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati sudah menyatakan Harley-Davidson jenis FLH Electra Glide Shovelhead yang dibawa secara ilegal dalam pesawat Garuda Indonesia dari Prancis ke Indonesia itu dirampas negara.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Bukan cuma itu, ada juga pilihan lain buat barang rampasan negara yakni bisa dihibahkan kepada negara.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Ketentuan hibah ada, tapi sepertinya tidak ada yang sampai dihibahkan," ucapnya.
Lanjut Deni lelang Harley Davidson Ari bisa berlangsung setelah kasus penyelundupan tersebut inkrah atau punya putusan berkekuatan hukum pengadilan negeri. Lelang pun bakal dikawal Kantor Lelang Negara.
"Tapi ya ini tergantung selesainya kasus apa sudah inkrah kah. Jadi ya dari barang dikuasai negara (BDN) menjadi barang milik negara (BMN)," ungkap Deni.
Menteri Keuangan Sri Mulyani dan Menteri BUMN Erick Thohir saat menggelar konferensi pers terkait perkembangan temuan 'MOGE' dalam pesawat Garuda. Jakarta. Kamis (5/12/2019). (CNN Indonesia/Yuliyanna Fauzi) |
Jika dijual di Indonesia harga motor yang diduga produksi 1970-an tersebut terbilang 'gelap' atau suka-suka sang pemilik. Meski begitu diprediksi banderolnya berkisar Rp300 juta - Rp1 miliar. (ryh/fea)
