Balai Riset Budidaya Ikan Hias (BRBIH) dengan Dinas Ketahanan Pangan, Pertanian, dan Perikanan Kota Depok menyampaikan hasil usaha tiga pembudidaya di bawah Balai Benih Ikan (BBI) Kota Depok telah menghasilkan sebanyak 268 larva per November 2019.
"BRBIH telah berhasil mengembangkan ikan ini dan telah dipelajari cara budidayanya agar bisa berkembang dan lestari. Keberhasilan ini tentunya sangat bermanfaat untuk disebarkan ke masyarakat khususnya di wilayah Depok bahkan di berbagai daerah," kata Sekretaris Badan Riset dan Sumber Daya Manusia Kelautan dan Perikanan (BRSDM), Maman Hermawan dalam keterangan resmi dikutip, Senin (16/12).
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Betta Channoides merupakan salah satu cupang alam yang cukup populer karena warnanya yang cukup menarik perhatian. Jantan berwarna merah kecokelatan dengan adanya garis putih disiripnya, sementara betinanya berwarna lebih pucat.
Namun dalam proses budidaya, larva akan dikeluarkan dari mulut induk jantan dengan cara pengocokan pada hari 6 sampai 8 pengeraman.
Meskipun tidak alami, jumlah larva lebih banyak dan sintasan larva [induk] dapat bertahan hingga 80 persen.
Jika dibiarkan hingga 15 hari, meskipun sintasannya lebih tinggi, namun jumlah larva yang dihasilkan lebih sedikit. Dan jika dikalkulasikan, dengan intervensi memang jauh lebih tinggi hasilnya dibanding secara alami.
[Gambas:Video CNN]
(mik)