Layanan GrabGerak diharapkan dapat memudahkan mobilitas serta menciptakan keamanan dan kenyamanan bagi para penyandang difabel, mengingat mereka membutuhkan lebih banyak dukungan akses mobilitas yang lebih memadai, baik di transportasi publik maupun di fasilitas umum.
City Manager Grab Semarang Abriyani Muharomah mengaku antusias dapat meluncurkan fitur terbaru GrabGerak yang dikhususkan bagi disabilitas. Sebab hal ini dapat semakin memberikan dampak positif bagi semua orang khususnya di Semarang.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Grab Indonesia memperkenalkan GrabGerak, sebuah layanan transportasi khusus bagi penyandang disabilitas. Ada 118 GrabCar yang disiapkan untuk membantu disabilitas dalam layanan baru ini. (Screenshot via Aplikasi Grab) |
Kepala Dinas Sosial Semarang Muthohar mengucapkan terima kasih atas layanan GrabGerak untuk menunjang sarana aksesibilitas para penyandang difabel.
"Semoga semakin banyak perusahaan yang membuat produk tidak hanya mengutamakan aspek social investment, namun mengusung social entrepreneurship dalam menjalankan bisnis," ujar Muthohar.
Diketahui, di penghujung tahun ini sebanyak 300 mitra pengemudi di Kota Semarang bakal mendapatkan pelatihan untuk terus meningkatkan layanan Grab.
Khusus mitra pengemudi GrabGerak bakal menjalani serangkaian program pelatihan mengenai pelayanan terhadap penumpang difabel, mencakup penanganan kursi roda dan perangkat mobilitas lainnya. Mereka juga dilatih untuk membantu memindahkan penumpang berkebutuhan khusus dari kursi roda ke dalam kendaraan. (fef)
Grab Indonesia memperkenalkan GrabGerak, sebuah layanan transportasi khusus bagi penyandang disabilitas. Ada 118 GrabCar yang disiapkan untuk membantu disabilitas dalam layanan baru ini. (Screenshot via Aplikasi Grab)