"Hasil analisis mekanisme sumber menunjukkan bahwa gempa bumi memiliki mekanisme pergerakan naik (thrust fault)," kata Kepala Pusat Gempabumi dan Tsunami BMKG Rahmat Triyono lewat keterangan tertulis, Kamis (26/12).
Gempa tektonik juga telah dikoreksi memiliki magnitudo 4,7 dengan episenter pada koordinat 8.06 lintang selatan (LS) dan 106.82 bujur timur (BT) atau tepatnya berlokasi di laut pada jarak 121 km arah selatan Kota Palabuhanratu, Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat pada kedalaman 50 km.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Di Pangalengan dan Cimahi getaran dirasakan pada skala II MMI atau hanya dirasakan oleh beberapa orang, benda-benda ringan yang digantung bergoyang.
[Gambas:Video CNN]
Masyarakat juga diimbau untuk menghindar dari bangunan yang retak atau rusak akibat oleh gempa.
"Periksa dan pastikan bangunan tempat tinggal anda cukup tahan gempa, ataupun tidak ada kerusakan akibat getaran gempa yang membahayakan kestabilan bangunan sebelum anda kembali ke dalam rumah," demikian Rahmat.
Kendati demikian, belum ada informasi dampak kerusakan gempa tersebut.
Lihat juga:BNPB Catat 3.622 Bencana Sepanjang 2019 |