Pendanaan akan digunakan untuk mendukung pengembangan produk dan layanan Ruangguru di Indonesia dan Vietnam.
Transaksi ini diklaim menjadi salah satu yang terbesar bagi perusahaan teknologi pendidikan di Asia Tenggara.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Menurut Naik, pendidikan bukan sektor yang asing bagi kegiatan investasi General Atlantic. Sebelumnya, perusahaan juga bermitra dengan perusahaan pendidikan global lain seperti, Byju's, Hotmart, Arco, Open Classrooms, dan Little Golden Star.
Sebagai bagian dari investasi tersebut, Ashish juga akan bergabung dalam jajaran komisaris Ruangguru.
Managing Partner GGV Capital Jixun Foo menambahkan Ruangguru telah menghadirkan pendidikan terjangkau bagi para siswa di Indonesia dengan memanfaatkan teknologi untuk mendistribusikan materi pembelajaran.
Lihat juga:Ruangguru Akui Bakal Ekspansi ke Vietnam |
"Ruangguru dapat merealisasikan potensi mereka dan menghasilkan dampak yang berkelanjutan," ucapnya.
Sebelumnya, GGV Capital juga telah bermitra dengan perusahaan di industri pendidikan seperti, FengBian, HuoHua, ZuoYeBang, XiaoBu, Lambda School, dan LiuLiShuo.
Pendiri dan Direktur Utama Ruangguru Belva Devara mengungkapkan akan terus membangun kurikulum yang komprehensif menggunakan teknologi kecerdasan buatan (artificial intelligence) untuk memberikan pengalaman pembelajaran yang mudah dimengerti dan menyenangkan.
[Gambas:Video CNN]