Unimog, Truk yang Angkut Ahmad Dhani Keluar Penjara

CNN Indonesia | Senin, 30/12/2019 15:10 WIB
Unimog, Truk yang Angkut Ahmad Dhani Keluar Penjara Truk Mercedes-Benz Unimog yang menjemput Ahmad Dhani saat keluar dari penjara. (CNN Indonesia/Tohirin)
Jakarta, CNN Indonesia -- Musikus Ahmad Dhani dijemput truk 'raksasa' pada hari kebebasannya, Senin (30/12), usai menjalani setahun masa hukuman penjara. Truk berwarna putih yang diketahui bernama Unimog 1300 L buatan Mercedes-Benz itu ditumpangi Dhani saat iring-iringan dari Rumah Tahanan Cipinang, Jakarta Timur ke kediamannya di Pondok Indah, Jakarta Selatan.

Selain Dhani, tampak ketiga putranya yaitu Al, El, dan Dul menumpangi bak Unimog. Istri Dhani, Mulan Jameela juga ada di truk yang panjangnya 5,54 m, lebar 2,30 m, tinggi 2,83 m, serta berat 7.500 kg itu.


Ahmad Dhani keluar dari penjara LP cipinang, di jemput oleh istri dan anak-anaknya. Jakarta. Senin (30/12). (CNN Indonesia/ Andry Novelino)
Unimog sudah menunggu Dhani sejak pagi. Pada sisi kanan dan kirinya membentang spanduk yang salah satunya bertuliskan 'bebasnya sang pengujar kebenaran'.


Unimog tergolong barang yang jarang ditemui di jalan-jalam umum Indonesia. Selain kegiatan militer, Unimog biasanya dioperasikan sebagai kendaraan angkut pada daerah ekstrem layaknya pegunungan. Banyak juga yang menjuluki kendaraan ini sebagai truk penjelajah.

Truk ini terakhir ramai diperbincangan di Tanah Air pada 2014, saat massa pendukung Prabowo Subianto dan Hatta Rajasa menggelar aksi sembari menumpangi Umimog.

Unimog ini menggendong mesin diesel tipe OM enam silinder yang mampu melontarkan 130 daya kuda. Kapasitas 160 liter bahan bakar diklaim bisa membuat truk ini menjelajah dengan jarak tempuh 350 km.

[Gambas:Video CNN]

Mengutip situs resmi Unimog-Community, truk ini lahir untuk pertama kali di dunia pada Desember 1969. Pada situs jual beli mobil bekas, Unimog dijual Rp200 juta- Rp480 jutaan.

Dhani diketahui menjalani masa hukuman di Rutan Cipinang, Jakarta Timur. Ia divonis 1,5 tahun penjara oleh majelis hakim Pengadilan Negeri Jakarta Selatan pada Senin, 28 Januari 2019 terkait ujaran kebencian lewat cuitan pada akun Twitter @AHMADDHANIPRAST.

Dhani sempat mengajukan banding kemudian hukumannya berkurang menjadi satu tahun penjara. Vonis itu lebih ringan dari tuntutan jaksa yaitu dua tahun penjara. (ryh/fea)


ARTIKEL TERKAIT