Konsep tersebut diterapkan oleh pemilik resto Geprek Bandung, Ibu Sugianti. Perempuan usia 47 tahun itu menyediakan fasilitas skuter listrik di resto sehingga membantu meningkatkan cuan usahanya. Kalau datang langsung ke resto Ibu Sugianti, pengunjung bisa menikmati makanan sekaligus bermain GrabWheels.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Sebelum menjadi Geprek Bandung, usaha resto Sugianti bernama Saung Bandung dan hanya buka di warung kaki lima. Namun nama restonya berubah semenjak banyak artis yang datang dan makan di sana dan diangkat tabloid.
Geprek Bandung pun kini sudah jadi menu favorit dan sering dipesan melalui aplikasi GrabFood. Ditambah dengan jadi spot GrabWheels, restonya tentu menjadi ladang cuan yang lumayan.
Meski ia senang restonya kini makin ramai dikunjungi pelanggan yang penasaran mencoba makanan dan skuter listrik Grab, Sugianti ternyata juga pernah mengalami pengalaman tak mengenakkan.
Ia pernah kena omel pelanggan karena tagihan GrabWheels-nya membengkak sampai Rp100 ribu.
"Itu karena anaknya lupa end trip, Tapi jadinya saya edukasi, harus end trip dan nggak boleh berdua," ujarnya.
Saat menggunakan GrabWheels pengguna tidak bisa selesai dan menaruh skuter begitu saja. Ada ketentuan yang harus dituntaskan pengguna agar menghindari tagihan GrabWheels tak terduga di akunmu. Yakni, parkirkan skuter listrik terlebih dahulu di tempat khusus yang telah disediakan. Lalu pindai kode QR yang ada di tempat parkir dan tekan end trip di aplikasi. (fef)