Seperti yang diungkap Direktur Marketing Astra Daihatsu Motor (ADM) Amelia Tjandra, Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (Gaikindo) menargetkan penjualan mobil sebanyak 1.050.000 unit pada 2020. Angka tersebut naik 50 ribu unit ketimbang target selama 2019 yaitu 1 juta unit.
Amelia mengatakan untuk menembus target itu pihaknya sudah punya sejumlah strategi untuk 2020. Misal dari segi produk, Amelia menuturkan Daihatsu bakal menawarkan mobil-mobil baru yang sesuai dengan keinginan konsumen Tanah Air.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Menurut Amelia Daihatsu juga bakal lebih melakukan pendekatan kepada masyarakat agar mereknya semakin punya nilai di Indonesia.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Harga servis terjangkau dan adanya Daihatsu Value Part (DVP) dan pelayanan bengkel yang cepat dan bersahabat," ucap Amelia.
Sementara itu Toyota juga berpikir ingin meningkatkan penjualan pada tahun depan dengan menawarkan model baru. Salah satu strateginya membidik segmen yang saat ini belum dijamah Toyota dan merek lain.
Tahun depan, menurut Anton, juga menjadi waktu bagi Toyota mendigitalisasi layanan terhadap masyarakat.
"Selain terus coba improve berbagai pelayanan bahkan meneruskan pendekatan pendekatan layanan baru sejalan dengan era digitalisasi dan juga habit yang berubah," kata Anton.
Business Innovation and Sales & Marketing Director Honda Prospect Motor (HPM) Yusak Billy menyebut pihaknya bakal jauh lebih berani melalui lebih tawaran banyak produk penyegaran yang lahir selama periode 2020.
"Strategi kami dengan product refreshment dan program-program kami yang memudahkan konsumen memiliki kendaraan. Tentu kami juga meningkatkan kualitas pelayanan purna jual kami," ungkap Yusak.
Toyota, Daihatsu, dan Honda adalah tiga merek terlaris pada 2018. Toyota berhasil menjual 350 ribu unit, Daihatsu 202 ribu unit, sedangkan Honda 162 ribu unit, sementara total penjualan mobil nasional sebanyak 1,15 juta unit. (ryh/fea)