Cuaca Ekstrem Penyebab Hujan Lebat Berpotensi Hingga Maret

CNN Indonesia | Kamis, 02/01/2020 13:01 WIB
Cuaca Ekstrem Penyebab Hujan Lebat Berpotensi Hingga Maret Cuaca ekstrem masih mungkin terjadi hingga Maret. (CNN Indonesia/ Andry Novelino)
Jakarta, CNN Indonesia -- Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) menyebut cuaca ekstrem masih berpotensi terjadi hingga Maret. Cuaca ekstrem yang menyebabkan hujan deras dengan intensitas tinggi bakal terjadi di sejumlah wilayah di Indonesia mulai dari DKI Jakarta hingga Papua.

Cuaca ekstrem inilah yang menyebabkan wilayah Jabodetabek diguyur hujan deras sejak Selasa (31/12) sore hingga Rabu (1/1) siang. Akibatnya, sebagian wilayah Jabodetabek yang berada dekat aliran sungai terendam.

Peristiwa cuaca ekstrem ditandai dengan curah hujan di atas 150 mm. Sementara berdasarkan pantauan BMKG, pada Rabu (1/1) curah hujan harian tertinggi terukur di Halim, Jakarta Timur yaitu sebesar 377 milimeter (mm).
Cuaca Ekstrem Penyebab Hujan Lebat Berpotensi Hingga MaretPeta sebaran hujan Jabodetabek. Area dengan warna ungu berpotensi terkena cuaca ekstrem dengan curah hujan lebih dari 150 mm per hari. (Dok. BMKG)

Menurut Kepala Subbidang Prediksi Cuaca BMKG Agie Wandala Putra potensi cuaca ekstrem ini masih akan berlangsung hingga Maret.


"Pesan saya bahwa secara alamiah, wilayah kita memang dilimpahi curah hujan tinggi dari Desember-Maret sehingga kita harus selalu waspada," kata Agie saat dihubungi CNNIndonesia.com, Kamis (2/1).

Menurut Deputi Bidang Meteorologi BMKG R. Mulyono, salah satu penyebab cuaca ekstrem adalah aktifnya Monsun Asia. Angin muson barat ini berasal dari daratan Asia membawa massa udara basah yang memengaruhi musim hujan di Indonesia.  

Monsun ini juga memengaruhi pola konvergensi dan terjadinya perlambatan kecepatan angin di beberapa wilayah. Pasokan uap air juga didukung oleh suhu permukaan laut di sekitar wilayah perairan yang cukup hangat.

Berikut wilayah yang berpotensi turun hujan lebat disertai angin kencang dan petir:

[Gambas:Video CNN]


Periode 01-04 Januari 2020

1. Lampung
2. Banten
3. Jawa Barat
4. DKI Jakarta
5. Jawa Tengah
6. Jawa Timur
7. Yogyakarta
8. Nusa Tenggara Barat
9. Nusa Tenggara Timur
10. Kalimantan Timur
11. Kalimantan Tengah
12. Sulawesi Utara
13. Sulawesi Barat
14. Sulawesi Selatan
15. Sulawesi Tenggara
16. Maluku
17. Papua

Periode 05-07 Januari 2020

1. Bengkulu
2. Jawa Barat
3. Jawa Tengah
4. Jawa Timur
5. Yogyakarta
6. Nusa Tenggara Barat
7. Nusa Tenggara Timur
8. Kalimantan Barat
9. Sulawesi Selatan
10. Maluku
11. Papua Barat
12. Papua

Oleh sebab itu, Mulyono mengimbau kepada masyarakat untuk tetap waspada dan berhati-hati terhadap dampak yang ditimbulkan seperti banjir, tanah longsor, banjir bandang, genangan air, angin kencang, pohon tumbang, dan jalanan yang licin.

BMKG pun membuka layanan informasi cuaca selama 24 jam, masyakarat bisa mengakses situs www.bmkg.go.id, akun Instagram dan Twitter @infoBMKG atau dapat langsung menghubungi kantor BMKG setempat. (din/eks)