Samsung Beri Bocoran Ponsel Anyar Mereka Februari Nanti

eks, CNN Indonesia | Senin, 06/01/2020 09:35 WIB
Samsung Beri Bocoran Ponsel Anyar Mereka Februari Nanti Bocoran bentuk ponsel Samsung anyar berikutnya (samsung.com)
Jakarta, CNN Indonesia -- Samsung berikan bocoran bentuk smartphone anyar mereka yang akan meluncur 11 Februari mendatang di San Francisco, Amerika Serikat.

Dari video promosi Samsung, ponsel itu memiliki bentuk yang tak biasa. Satu berbentuk kotak, satu lagi berbentuk persegi panjang.




"Perangkat inovatif baru yang akan menentukan pengalaman berponsel satu dekade berikutnya," demikian jelas Samsung, seperti dikutip USA Today.

Namun berdasarkan rumor yang beredar, ponsel ini sepertinya tidak akan dinamakan Galaxy S11. Alih-alih Samsung akan menamainya Galaxy S20. Rumor lain, Samsung tengah mengerjakan ponsel lipat lain setelah mengeluarkan Galaxy Fold tahun lalu.

Render dari video promosi Samsung tersebut kemungkinan mengonfirmasi kalau bentuk aneh ponsel yang dipromosikan di video itu adalah ponsel lipat anyar Samsung.

Berbeda dengan Fold yang melipat horizontal, diperkirakan ponsel lipat berikutnya akan melipat vertikal. Ponsel dengan lipat seperti kerang (clamshell) ini mengingatkan kita pada era feature phone dulu dimana pengguna biasanya ditawarkan ponsel lipat atau kotak (candybar) seperti kita kenal sekarang.



Pada bocoran Galaxy S11 sebelumnya diperkirakan Samsung akan mengeluarkan ponsel dengan kamera depan serupa lubang (punch hole) seperti generasi sebelumnya. Pinggiran layar pun akan makin tipis.

Pada bagian belakang, Samsung diperkirakan akan menggunakan banyak kamera sebagai kamera utama. Kamera utama ini juga kabarnya akan dilengkapi dengan perekaman video dengan resolusi hingga 8K.

Layar ponsel anyar Samsung nanti juga diperkirakan akan menggunakan refresh rate hingga 120 Hertz, seperti dilaporkan The Verge.

Samsung sebelumnya telah meluncurkan ponsel lipat pertama, Galaxy Fold. Ponsel yang diperkenalkan September tahun lalu ini sempat mengalami penundaan peluncuran.

Pasalnya, bagian layar lipat ponsel ini dilaporkan banyak mengalami masalah teknis. Pada bagian layar yang terlipat kerap tampak pecah dan bocor. Samsung memperbaiki kekurangan tersebut yang mengakibatkan ketersediaan ponsel ini di pasar mesti tertunda.
(eks)