Banyak orang berpikir, kandungan solar mampu merontokkan kotoran dalam mesin mobil atau motor, karena bahan bakar solar dianggap akan 'mengikat' air dan kemudian terbuang mengalir lewat lubang pembuangan oli.
Menanggapi penanganan yang tidak tepat terhadap mobil korban banjir ini Technical Service Division Astra Honda Motor (AHM) Endro Sutarno angkat bicara. Menurutnya solar tidak baik dituangkan ke mesin. Sebab efeknya bisa membuat komponen mesin rusak.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Kemudian masukan oli standarnya. Terus hidupkan mesin beberapa menit. Kemudian dikuras lagi," kata Endro.
Menurut Endro lakukan cara tersebut hingga tidak ada kandungan air dalam mesin.
"Penggunaan solar tidak disarankan sama sekali. Akan berdampak kurang baik terhadap ketahanan seal yang ada nantinya," ucap Dolf.
[Gambas:Video CNN]
Dolf menambahkan konsumen bisa pakai engine flush untuk membersihkan sisa air dalam mesin. Caranya hampir sama, yaitu tahap pertama terlebih dahulu harus membuang pelumas yang tercampur air sampai habis tak tersisa. Kemudian masukan oli baru ke ruang bakar sekaligus campurkan cairan pembersih mesin yang tersedia di pasaran.
"Masukan oli baru, untuk ini bisa dengan oli yang lebih murah lah kasarnya gitu ya. Setelah itu masukkan engine flush tunggu sampai 10 menit lalu kuras lagi," ungkap Dolf.
Setelahnya ruang bakar dipastikan bersih, Dolf mengatakan isi ruang bakar menggunakan pelumas yang sesuai rekomendasi pabrikan. (ryh/mik)