"Uji Tak Rusak ini menganalisis kekuatan konstruksi tulangan beton atau tiang beton suatu bangunan," kata Kepala Pusat Aplikasi Isotop dan Radiasi BATAN Totti Tjiptosumirat seperti dilaporkan Antara, Senin (6/1).
Totti menuturkan Teknologi Uji Tak Rusak yang ada pada PAIR BATAN adalah untuk mendeteksi kualitas beton yang sesuai standar bangunan. Uji Tak Rusak merupakan serangkaian kegiatan pengujian atau inspeksi untuk memastikan material, struktur, dan komponen dapat berfungsi sesuai yang dipersyaratkan.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Sebelumnya, gedung lima lantai yang roboh di Jalan Brigjen Katamso Kota Bambu Selatan, Palmerah, Slipi, Jakarta Barat, Senin pagi dipergunakan sebagai mini market.
Kondisi gedung tersebut kini ambles dari lantai teratas sampai lantai kedua gedung. Hingga saat ini, penyebab gedung ambruk tersebut belum diketahui.
"Uji Tak Rusak bisa mendeteksi baik tidaknya suatu konstruksi beton hingga ke besarnya besi beton," tuturnya.
[Gambas:Video CNN]
Bangunan-bangunan yang telah ada juga perlu dicek kekokohannya dengan memanfaatkan teknologi Uji Tak Rusak sehingga dapat dilakukan langkah-langkah antisipasi untuk menghindari gedung ambruk.
Sementara ini, Uji Tak Rusak yang BATAN lakukan lebih banyak pada kualitas pabrikan seperti velg, blog mesin mobil, spare part mobil berat dan sebagainya.
BATAN ditunjuk menjadi pusat kolaborasi oleh Badan Tenaga Atom Internasional (International Atomic Energy Agency /IAEA) karena dianggap memiliki kemampuan dan pengalaman dalam bidang uji tak rusak nuklir.
Lihat juga:Bangunan Roboh di Slipi, 3 Orang Terluka |
Dalam empat tahun terakhir BATAN juga sudah berhasil mengembangkan berbagai teknik dan peralatan uji tak rusak berbasis nuklir yang digunakan dalam sektor industri manufaktur, infrastruktur, pengolahan, maupun untuk lingkungan.
Berbagai sektor industri seperti industri logam, migas, transportasi, manufaktur, konstruksi, elektronika, dan lain-lain telah memanfaatkan NDI untuk mengendalikan mutu dalam meningkatkan keselamatan dan keandalan produk yang berdampak pada reputasi industri pengguna.
(antara/dal)