Bertepatan dengan acara CES 2020, CEO Sony Interactive Entertainment Jim Ryan juga mengungkapkan logo terbaru PS5, seperti dicuitkan akun @geoffkeighley.
[Gambas:Twitter]
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
[Gambas:Twitter]
Sony disebut mendesain ulang pengontrol PS5, dengan menyematkan haptic (ilmu mengaplikasikan sensasi sentuhan ke dalam interaksi manusia dan komputer) sehingga pengguna dapat lebih merasakan apa yang terjadi di dalam permainan.
"Dengan haptic, Anda benar-benar merasakan jangkauan umpan balik yang lebih luas. Anda bahkan bisa merasakan sensasi saat karakter gim berlari melalui rumput," tutur Ryan.
"Hal itu kami lakukan untuk memperdalam perasaan ketika anda bermain gim," sambungnya.
[Gambas:Video CNN]
Meski begitu, Sony masih enggan menyebut berapa harga PS5 yang dijadwalkan akan mulai dijual tahun ini. Namun sejumlah analis pasar mengatakan PS5 akan dibanderol US$499 atau sekitar Rp6,9 juta (US$1 = Rp13,897).
Sejumlah judul gim pada PS4 dikabarkan masih bisa dimainkan pada PS5. Konsol Sony ini pun akan mendukung gim dalam format 8K.
Konsol gim ini akan menjadi pesaing utama Project Scarlett yang merupakan generasi penerus konsol Xbox. Microsoft dikabarkan juga akan meluncurkan Project Scarlett pada musim liburan 2020.
Lihat juga:Sony Bakal Jual 'Murah' PlayStation 5 |