Pengembangan Mobil Listrik PLN 'Mandek' di Tengah Jalan

CNN Indonesia | Sabtu, 11/01/2020 16:58 WIB
Pengembangan Mobil Listrik PLN 'Mandek' di Tengah Jalan Desain mobil listrik PLN. (Dok. PLN)
Jakarta, CNN Indonesia -- Rencana pengembangan mobil listrik Perusahaan Listrik Negara (PLN) saat ini 'mandek' di tengah jalan. Sebelumnya perusahaan pelat merah ini diketahui tengah menggarap dua jenis mobil listrik, yaitu MPV dan SUV.

Pihak yang ditunjuk menggarap mobil listrik PLN adalah anak perusahaan Energi Baru Terbarukan (EBT), yaitu PT Pembangkit Jawa Bali (PJB). Kedua mobil listrik itu telah dikembangkan sejak 2017 dan pada Juli 2019 desainnya muncul ke permukaan.

Berdasarkan keterangan Manajer Pengembangan Energi Baru Terbarukan PJB Dimas Kaharudin, pengembangan mobil listrik PLN terkendala perubahan manajemen pengelola proyek tersebut.


"Ganti pengelola program, proses internal," kata Dimas saat dihubungi, Jumat (10/1).

Dimas menjelaskan pemegang kendali pengembangan mobil listrik PLN berganti dari Divisi Pengembangan Bisnis menjadi Divisi Pengembangan Teknologi. Namun Dimas tak menjabarkan sebab perubahan skema manajemen itu.

"Jadi sekarang sampai di situ untuk desainnya," ucapnya.

Dimas belum dapat memastikan kapan proyek pengembangan mobil itu kembali berjalan, meski begitu dia memprediksi roda kembali berputar pada pertengahan tahun ini.

"Nanti paling lanjut lagi di tengah-tengah tahun, InsyaAllah," katanya.


Mobil listrik PLN jenis SUV 5-penumpang sudah diberi nama S series, sementara MPV yang muat 7-penumpang yakni E series. Kedua mobil itu sama-sama memiliki desain futuristik dengan bentuk lampu meruncing.

PJB sempat menyebutkan kedua mobil listrik itu akan dilengkapi dua motor listrik yang masing-masing punya tenaga setara 268 tenaga kuda dan torsi 750 Nm. Pengisian daya baterai dirancang sesuai dengan sistem fast charging 800 volt. (ryh/fea)