Program tersebut dikatakan Billy sudah disampaikan kepada Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Nadiem Makarim di Jakarta beberapa waktu lalu. Fokus utama Billymeningkatkan dunia pendidikan terutama di Indonesia timur.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Dengan memanfaatkan teknologi internet, dikatakan Billi bisa mengurangi angka buta huruf, meningkatkan kemampuan bahasa Inggris, dan menanamkan jiwa kewirausahawan sejak dini bagi anak-anak sekolah di wilayah 3T.
Terkait pada penguasaan bahasa Inggris, menurut Billy, merupakan sebuah keahlian yang sangat penting di era globalisasi seperti sekarang ini.
Billy Mambrasar salah satu stafsus Presiden Joko Widodo (Jokowi) yang cukup vokal memajukan perekonomian wilayah Indonesia timur. Billy sendiri merupakan putra asli Papua. Ia kini tengah melanjutkan program doktoral di Harvard University.
Mendikbud Nadiem yang mengetahui usulan yang disampaikan Billy mengatakan bangga dengan ide tersebut. Hal ini sesuai dengan
Berdasarkan Perpres No 131/2015 tentang Penetapan Daerah Tertinggal Tahun 2015-2019, lima indikator daerah tertinggal meliputi ekonomi masyarakat, sumber daya manusia, sarana dan prasarana, kemampuan keuangan daerah, dan karakteristik daerah. (mik)