Mayoritas perempuan bekerja untuk membantu ekonomi keluarga dan tak sedikit juga untuk mengaktualisasi diri.
Ambil contoh Martha Rehulina. Wanita 49 tahun asal Medan itu memilih mendirikan toko kelontong demi menopang ekonomi keluarganya. Martha menyadari penghasilan suami tidak cukup untuk membiayai semua kebutuhan rumah sekaligus membesarkan kedua anaknya.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Martha merasakan usahanya sangat terbantu dengan kehadiran GrabKios by Kudo. Sebelumnya, setiap kali mau belanja, Martha terpaksa harus menutup tokonya karena ia hanya mengurus sendirian. Belum lagi setiap belanja ke tengkulak dia harus mengeluarkan ongkos yang cukup besar.
Martha mengatakan bahwa sejak menggunakan GrabKios by Kudo, omzetnya melonjak drastis hingga 100 persen per hari. Awalnya, omzetnya hanya ratusan ribu, namun kini bisa mencapai jutaan rupiah.
Martha mengaku saat pertama kali menggunakan Kudo, dirinya cukup kesulitan menggunakan aplikasinya. Dia mengaku tidak cukup mahir menggunakan smartphone untuk melakukan order. Namun, akhirnya Martha mau belajar untuk menggunakan GrabKios by Kudo dan semakin paham. Melalui GrabKios by Kudo, Martha tidak hanya beruntung di bisnisnya, namun ia juga semakin melek digital.
Dengan keuntungan yang dirasakan setelah bergabung GrabKios by Kudo, bukan tidak mungkin Martha berharap tokonya bisa menghasilkan omzet yang lebih besar agar bisa digunakan untuk membayar biaya kuliah anak. Martha pun berharap GrabKios by Kudo semakin memperluas layanannya dan senantiasa melakukan pembaharuan aplikasi untuk mempermudah penggunanya. (fef)