Taksi Listrik Grab Resmi Beroperasi di Bandara Soeta

CNN Indonesia | Senin, 27/01/2020 11:43 WIB
Taksi Listrik Grab Resmi Beroperasi di Bandara Soeta Grab Indonesia resmi mengoperasikan Hyundai Ioniq sebagai taksi listrik. (CNN Indonesia/Rayhand Purnama Karim JP)
Jakarta, CNN Indonesia -- Grab Indonesia meresmikan operasional taksi listrik Hyundai Ioniq di Bandara Soekarno-Hatta, Tangerang, Senin (27/1). Bandara dengan nama proklamator Indonesia ini menjadi titik awal operasional taksi listrik yang jumlahnya 20 unit.

"Ini salah satu hal baik dan masa depan transportasi Indonesia. Ini bagus juga dampaknya kepada lingkungan," kata Presiden Grab Indonesia Ridzki Kramadibrata.


Ridzki menjelaskan menargetkan kemitraan lebih erat lagi bersama Hyundai terkait transportasi rendah emisi. Target dia, jika ekosistem kendaraan listrik Indonesia berkembang, populasi taksi listrik Grab bisa mencapai 500 unit hingga akhir tahun ini.


"Kami ingin menjadi salah satu pendorong yang menginisiasi kolaborasi bersama untuk menghadirkan solusi transportasi yang lebih efisien dan juga ramah lingkungan," ucap dia.

Pada kesempatan yang sama, Menteri Budi Karya Sumadi menyampaikan apresiasinya kepada Grab yang mulai menggunakan mobil listrik sebagai taksi.

"Kendaraan listrik ini diharapkan dapat menjadi solusi mobilitas yang mengusung konsep smart cities, dan di saat yang bersamaan juga lebih ramah lingkungan dan minim biaya pengelolaannya," ungkap Budi Karya.

Budi berharap kehadiran layanan GrabCar listrik berkontribusi terhadap target pemerintah mengenai populasi mobil tanpa emisi mencapai 2 juta unit.

Sebagai informasi langkah Grab ini sekaligus menjadi upaya uji coba kendaraan listrik di Indonesia. Langkah ini pertama diumumkan pada Desember 2019 yang salah satu tujuannya mempercepat implementasi ekosistem kendaraan listrik di dalam negeri.


Selain bersama Hyundai, Grab diketahui juga menggandeng Gesits, dan Astra Honda Motor (AHM) yang produk listriknya bakal digunakan sebagai ojek online. Ada 10 PCX listrik dan 10 unit skuter listrik Gesits yang akan dipakai Grab.

Grab bukan yang pertama mengoperasikan taksi listrik di Indonesia. Sebelumnya sudah ada Blue Bird Group yang menyediakan 30 unit taksi listrik berupa MPV BYD e6 dan SUV Tesla Model X 75D. (ryh/fea)