Dilansir dari CNN, Nesyamun hidup di masa pemerintahan Ramses XI yang memerintah Mesir pada 1113 SM hingga 1085 SM. Nesyamun adalah pendeta di kuil Amun di kota Thebes (sekarang kota Luxor).
Nesyamun seorang 'pendeta waab', artinya ia telah mencapai tingkat pemurnian tertentu. Sehingga ia diperbolehkan mendekati patung Amun yang notabene adalah tempat paling suci di kuil.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Peti mumi Nesyamun bisa memberikan pengetahuan tentang kehidupan sehari-hari dan keyakinannya. Analisis ilmiah tentang jenazahnya juga telah berkontribusi pada pengetahuan dengan cakupan luas tentang Mesir kuno.
Baru-baru ini, Mumi Nesyamun bisa mengeluarkan suara dengan bantuan saluran suara 3D yang dibuat mirip mulut dan tenggorokan Nesyamun dan dipindai melalui CT scan.
[Gambas:Video CNN]
"Suara yang keluar karena laringnya hidup kembali," kata Ilmuwan David Howard. Mumi Nesyamun mengeluarkan suara "ah" dan "eh" dan dua kata yaitu "bad" (buruk) dan "bed" (tempat tidur).
Saat Nesyamun mulai mengeluarkan suara, Howard menggunakan pengeras suara yang sudah disematkan aliran suara 3D. Lalu, dia menghubungkan pengeras suara itu ke komputer untuk membentuk gelombang elektronik.
Aliran suara 3D berhasil membantu mumi mengeluarkan suara juga dikarenakan kondisi tenggorokan dan trakea yang masih dalam kondisi baik.