Edukasi & Fitur

Cara Pesan Taksi Listrik Grab, Cuma Bisa di Bandara Soeta

CNN Indonesia | Senin, 27/01/2020 22:05 WIB
Cara Pesan Taksi Listrik Grab, Cuma Bisa di Bandara Soeta Hyundai Ioniq, taksi listrik Grab Indonesia. (CNN Indonesia/Rayhand Purnama Karim JP)
Jakarta, CNN Indonesia -- Layanan baru taksi listrik dari Grab Indonesia yang diresmikan Senin (27/1) disebut bukan untuk kalangan tertentu melainkan bisa dipesan siapa saja. Konsumen dapat memesan taksi listrik yang berupa Hyundai Ioniq ini menyerupai memesan jasa GrabCar.

Pada tahap awal, Grab menyediakan total 20 unit Ioniq untuk operasional taksi listrik. Buat sementara seluruh pemesanan baru bisa dilakukan di Bandara Soekarno-Hatta.


Cara Pesan Taksi Listrik


Hal pertama yang perlu dilakukan konsumen bila ingin memesan taksi listrik Grab, yaitu membuka aplikasi pada telepon genggam kemudian pilih GrabCar. Setelah itu masukan tujuan serta titik penjemputan sampai kemudian muncul tarif.

Di menu GrabCar, konsumen bisa menemukan pilihan baru yakni GrabCar Electric. Grab Indonesia menjelaskan layanan ini sekarang hanya bisa dilakukan melalui opsi GrabNow, setelah dipilih lalu klik 'connect with driver'.

Setelah memasukkan kode GrabNow yang dimiliki pengemudi taksi listrik Grab kemudian menekan tombol 'yes', perjalanan dapat dimulai. Grab menjelaskan saat ini taksi listrik hanya bisa dipesan di terminal 3 dan 2 bandara Soetta serta hanya bisa melalui GrabNow. 

[Gambas:Video CNN]

Harga

Presiden Grab Indonesia Ridzki Kramadibrata menjelaskan soal harga taksi listrik, dia mengatakan tarifnya sama seperti layanan GrabCar Plus. Layana GrabCar Plus hanya menyediakan pengemudi dengan rating bintang 5 dan termasuk biaya jasa tambahan senilai Rp4 ribu.

"Tarifnya sama dengan GrabCar Plus. Unit-unit ini ditempatkan yang ada shelter listriknya," kata Ridzki.

Berdasarkan pengalaman CNNIndonesia.com yang mencoba langsung layanan ini pada pukul 18.35 WIB, tarif taksi listrik Grab lebih mahal ketimbang konvensional. Tarif taksi listrik dari titik penjemputan di Terminal 3 Soekarno-Hatta menuju Plaza Senayan tertera Rp207 ribu, sementara GrabCar konvensional Rp171 ribu. 


Seperti diketahui Grab menargetkan populasi taksi listriknya dapat mencapai 500 unit hingga akhir 2020, namun syaratnya ekosistem kendaraan listrik Indonesia harus berkembang dahulu.

Grab bukan yang pertama mengoperasikan taksi listrik di Tanah Air. Sebelumnya ada Blue Bird Group yang menyediakan 25 unit taksi listrik berupa MPV BYD e6 dan lima unit SUV Tesla Model X 75D. (ryh/fea)