"Pikiran kami bersama orang-orang yang terkena dampak langsung virus corona. Berdasarkan saran terbaru dari pakar kesehatan, kami menutup semua kantor dan toko kami di daratan China hingga 9 Februari," kata Juru Bicara Apple dikutip CNBC, Sabtu (1/2).
Kendati demikian, toko online Apple akan tetap buka. Perusahaan mengatakan pihaknya terus memantau situasi dan akan segera membuka kembali kantor dan tokonya.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Lihat juga:Xiaomi Rilis Fitur Deteksi Dini Virus Corona |
Selain Apple, produsen mobil terbesar asal Korea Selatan yakni Hyundai Motor untuk sementara menangguhkan produksi mobil SUV Palisade karena wabah virus corona yang merebak dari Wuhan, China.
Penangguhan itu dilakukan karena perusahaan kekurangan pasokan salah satunya material untuk sistem kabel listrik kendaraan.
"Kami telah menangguhkan jam lembur yang telah dijadwalkan pada hari Sabtu dan Minggu utuk memproduksi kendaraan SUV Palisade kami," kata Juru Bicara Hyundai Motor Jin Cha.
[Gambas:Video CNN]
Penyebaran virus corona membuat sejumlah toko dan pabrik di China mesti ditutup. Selain itu, sejumlah maskapai penerbangan di beberapa negara telah membatalkan penerbangan mereka ke China.
Badan Kesehatan Dunia (WHO) pun telah mendeklarasikan wabah virus corona novel kini berstatus gawat darurat. (din/sfr)