Head of GrabKios Agung Nugroho menyebut UKM seperti warung tradisional memiliki andil sebagai tulang punggung perekonomian nasional. Untuk itu, GrabKios memfasilitasi para pelaku UKM dan warung tradisional dengan berbagai produk dan layanan. Semakin banyak kemudahan dan layanan yang ditawarkan, tentunya dapat meningkatkan pendapatan para mitra GrabKios.
"Warung tradisional adalah denyut nadi dan sumber kehidupan masyarakat Indonesia. Kita bisa dengan mudah menemukan warung di mana pun, bahkan hampir di setiap sudut jalan di perkotaan sampai desa. GrabKios menjadikan warung sebagai titik bagi masyarakat agar dapat mengakses berbagai produk digital, keuangan, asuransi, tabungan serta layanan lainnya untuk pertama kalinya," ujar Agung melalui keterangannya, Jakarta, Selasa (4/2).
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Ke depannya, kami ingin terus memajukan warung agar tidak ada yang tertinggal serta dapat turut andil sebagai penggerak ekonomi Indonesia menuju ekonomi digital."
"Ke depannya kami tidak akan berhenti berinovasi agar dapat membawa warung tradisional ke dalam garda depan untuk mendukung terciptanya ekonomi digital Indonesia," pungkasnya.
Diketahui, sejak 2014 hingga saat ini GrabKios telah memberdayakan lebih dari 2,8 juta mitra GrabKios dengan jaringan yang tersebar di lebih dari 505 kota/kabupaten di seluruh Indonesia. Jumlah wirausahawan mikro dan bisnis skala kecil tersebut diproyeksi dapat meningkat 1 juta mitra GrabKios pada 2021. (fef/fef)