Kilas Balik BlackBerry yang Sempat Jaya dalam Industri Ponsel

Dini Nur Asih, CNN Indonesia | Rabu, 05/02/2020 19:12 WIB
Sejak membuat ponsel BlackBerry, RIM mulai dilirik banyak pihak hingga mencapai popularitasnya pada 2010. Foto: Dok.BlackBerry
Jakarta, CNN Indonesia -- Pemegang lisensi produk BlackBerry, TCL Communication pada Senin (3/2) mengumumkan bahwa pihaknya akan menghentikan penjualan produk BlackBerry mulai 31 Agustus 2020.

Hal itu mereka sampaikan lewat akun Twitter @BBMobile, sekaligus mengucapkan terima kasih kepada tim BlackBerry.

Kemitraan BlackBerry dan TCL Communication dimulai 2016. Hasilnya, mereka berhasil membuat beberapa perangkat ponsel anyar BlackBerry seperti BlackBerry KEYone, Motion, KEY2, dan KEY2 LE.


Kisah sukses BlackBerry dimulai ketika Research in Motion (RIM) merupakan perusahaan induk BlackBerry yang berkantor pusat di Waterloo, Kanada menekuni bisnis pengembangan teknologi nirkabel.

Seiring berjalannya waktu, RIM mulai mengembangkan perangkat mesin kasir nirkabel, pager, hingga akhirnya membuat ponsel sendiri 2000. Perusahaan BlackBerry kian populer dengan Blackberry Messenger (BBM).

Sejak membuat ponsel BlackBerry, RIM mulai dilirik banyak pihak hingga mencapai popularitasnya sebelum 2010. Awalnya, ponsel tersebut ditujukan untuk penggunaan internal kantoran.

Di akhir Januari 2013, RIM mengumumkan mengganti nama perusahaan menjadi BlackBerry dan semakin memudahkan penggunanya dalam berinteraksi melalui BBM.

[Gambas:Video CNN]
Berikut kilas balik RIM sejak awal berdiri, masa jaya, hingga meredup:

1984 - Research In Motion (RIM) berdiri di Kanada
1988 - RIM menjadi perusahaan data nirkabel dan pengembang teknologi pertama di Amerika Utara.
1991 - memperkenalkan protokol Mobitex
1992 - membuat mesin converter untuk mesin kasir nirkabel pertama berbasis Mobitex.
1993 - memproduksi modem nirkabel untuk Ericsson dan Intel.
1994 - RIM membuat mesin kasir nirkabel pertama mereka
1995 - mengembangkan software dan hardware sistem pager dua arah.
1996 - Pager dua arah pertama seukuran sabun dikembangkan dan meluncurk pada Agustus 1998.
1999 - Pager Blackberry 850 diluncurkan. Kibor kecil dan menonjol menjadi inspirasi penamaan Blackberry.
2000 - ponsel Blackberry pertama meluncur, Blackberry 957. Ponsel ini ditujukan bagi pengguna di perusahaan.
2001 - Blackberry memulai ekspansi global dan ponselnya populer digunakan berbagai perusahaan di dunia.
2008 - Bersaing dengan iPhone, Blackberry meluncurkan ponsel dengan layar sentuh pertama, Blackberry Storm.
2010 - popularitas BB menanjak seiring dengan booming iPhone dan Android.
2011 - BB melakukan PHK terhadap 2.000 pekerja. Untuk menandingi Android dan iOS, BB mengumumkan OS anyar, BBX.
2012 - Kerugian pertama RIM dan PHK 5.000 pekerja.
2013 - Sampai 2015, BB terus melakukan pengurangan pegawai di tengah kesulitan bersaing dengan Android dan iOS. BB memutuskan untuk fokus pada bisnis software untuk perusahaan.
2020 - TCL Communication sebagai pemegang lisensi produk BlackBerry memutuskan untuk berhenti menjual ponsel mulai 31 Agustus 2020. (din/mik)