Sebut Agama Halangi Pancasila, Bubarkan BPIP Menggema

Eka Santhika, CNN Indonesia | Rabu, 12/02/2020 17:24 WIB
Netizen meramaikan perbincangan soal Pancasila dan mempopulerkan tagar #BubarkanBPIP. Kepala Badan Pembinaan Ideologi Pancasila (BPIP) Yudian Wahyudi (sebelah kiri). (Foto: ANTARA FOTO/Hafidz Mubarak A)
Jakarta, CNN Indonesia -- Tagar Bubarkan BPIP menggema menyusul pernyataan Kepala Badan Pembinaan Ideologi Pancasila (BPIP) Yudian Wahyudi yang mengatakan musuh terbesar Pancasila adalah agama.

Sejumlah organisasi mulai dari Majelis Ulama Indonesia (MUI), NU, hingga PA 212, mempertanyakan pernyataan tersebut.

Pernyataan tersebut memancing perbincangan di Twitter. Netizen meramaikan perbincangan soal Pancasila dan mempopulerkan tagar #BubarkanBPIP. Tagar ini menjadi populer dalam dua jam terakhir.

Politikus Partai Demokrat Andi Arief menyebut pernyataan Kepala BPIB itu berbahaya. Sebab Pancasila ada karena Indonesia sudah ada agama.




Sekretaris Menteri BUMN, Said Didu juga ikut berkomentar terkait kasus ini. Ia menganggap pernyataan itu menggiring pemahaman kalau umat beragama menjadi musuh Pancasila.



Politikus PKS, Hidayat Nur Wahid juga menganggap pernyataan Ketua BPIP radikal dan historis. Sebab, dahulu Bung Karno dan Presiden Suharto tidak menjadikan agama musuh Pancasila.



Akun @Zulkiflilubis71 juga mempertanyakan pernyataan tersebut. Ia membenturkan pernyataan Yudian dengan sila pertama Pancasila.



Netizen lain mengungkit-ungkit soal PKI terkait tudingan tersebut. Mereka menyebut hanya PKI yang menjadi musuh agama.







Netizen lain meminta agar ormas Islam dan agama lain bersuara dan jangan mau diadu domba dari penyataan tesebut.



[Gambas:Video CNN]

Kasus ini membuat sejumlah organisasi Islam bersuara. Sekretaris Jenderal Majelis Ulama Indonesia (MUI) Anwar Abbas mengkritik pernyataan tersebut. Pria yang juga menjabat sebagai Ketua PP Muhammadiyah itu menyebut pemahaman tentang Pancasila sulit terwujud jika pimpinan BPIP memiliki cara pandang yang membahayakan.

Sekretaris Jenderal Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) Helmy Faishal Zaini menilai pernyataan Kepala Badan Pembinaan Ideologi Pancasila (BPIP) Yudian Wahyudi ngawur. Sebab menurutnya kelima sila dalam Pancasila itu juga sesuai dengan nilai-nilai yang terkandung dalam Alquran.

Sementara Ketua Umum PA 212 Slamet Maarif menyatakan Ketua Badan Pembinaan Ideologi Pancasila (BPIP) Yudian Wahyudi merupakan musuh utama dari Pancasila sesungguhnya karena ingin membuang nilai agama dari Pancasila (eks/mik)


ARTIKEL TERKAIT