Hendra Noor Saleh, perwakilan Dyandra Promosindo, mengatakan pihaknya kini kesulitan menindaklanjuti penawaran untuk ikut pameran tahun ini yang sebelumnya sempat diberikan kepada Esemka.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Pihak pertama ia duga anak buah AM Hendropriyono, yang merupakan salah satu sosok di balik Esemka. Hendropriyono diketahui pernah sangat lekat dengan merek tersebut, namun tak lagi demikian usai peresmian pabrik Esemka dan peluncuran pikap Bima pada September 2019.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Jadi begitu masuk penawaran ya tidak negatif dan kongkret juga. Hanya 'oke terimakasih kami ditawarin dan akan saya ajukan ke pimpinan'. Ya gitu normatif saja, nolak juga tidak. Tapi karena ya sudah pengalaman di bidang ini, ya sudah saya anggap tidak saja," kata Kohen.
Kohen bilang pihaknya sampai sekarang masih membuka kesempatan kepada Esemka jika ingin menjadi peserta pada IIMS 2020.
Sejauh ini sudah ada 20 Agen Pemegang Merek (APM) mobil dan motor yang mendaftar menjadi peserta. Satu di antara APM tersebut diketahui merupakan produsen mobil yang baru menginjakkan kaki di Indonesia. (ryh/fea)