Tingkatkan Keamanan, Grab Kenalkan Fitur Keselamatan Baru

Grab Indonesia, CNN Indonesia | Selasa, 18/02/2020 10:06 WIB
Tingkatkan Keamanan, Grab Kenalkan Fitur Keselamatan Baru Ilustrasi Grab Indonesia. Pada pekan lalu Grab mengumumkan inovasi fitur keamanan yang baru. (CNN Indonesia/Adhi Wicaksono)
Jakarta, CNN Indonesia -- Grab menggelar acara Safety Roadshow ketujuh di Denpasar, Bali. Kegiatan tersebut sekaligus menjadi ajang pengumuman inovasi fitur keamanan yang baru, yakni 'Pusat Keselamatan' dan fitur Pemantauan Perjalanan bagi Penumpang & Mitra Pengemudi.

Dengan Safety Center/Pusat Keselamatan yang baru di dalam aplikasi, semua penumpang Grab dapat mengakses beberapa fitur keselamatan hanya dalam satu ketukan.

Head of Grab Bali Halim Wijaya mengatakan pihaknya memiliki komitmen untuk terus berinovasi mengembangkan fitur yang lebih baik. Tujuannya tak lain membuat mitra pengemudi maupun pelanggan merasa lebih aman dalam berkendara.


"Kami berharap layanan standar keamanan dan keselamatan yang tinggi membuat pelanggan percaya dan memilih Grab sebagai layanan utama dalam perjalanan sehari-hari," ujar Halim melalui keterangannya, Bali, Jumat (14/2).

Sebelumnya, fitur keselamatan yang memungkinkan pengguna untuk membagikan detail perjalanan dengan orang yang terdekat, meminta bantuan darurat, dan melaporkan masalah keselamatan terletak secara terpisah di dalam aplikasi.

Namun sekarang fitur ini terintegrasi dalam Pusat Keselamatan. Ini membuatnya jauh lebih cepat dan mudah diakses oleh pengguna Grab.

Adapun fitur keselamatan yang baru saja diluncurkan oleh Grab antara lain:

1. SOS Button/Tombol Darurat
Mitra pengemudi dapat secara mudah menekan tombol notifikasi di dalam aplikasi Grab apabila mereka merasa terancam. Melalui cara ini, pusat panggilan darurat Grab dan orang-orang terdekat akan diberitahukan kapan pun dalam kondisi terancam.

2. Kamera GrabSiaga
Mengikuti "Safety Technology Roadmap", Grab bermitra dengan JVC-KENWOOD melengkapi 3.000 GrabCar dengan kamera GrabSiaga untuk mencegah tindakan yang tidak sesuai atau perilaku pengemudi yang agresif.

3. Grab Defence
Penyempurnaan deteksi dan antisipasi kecurangan untuk melindungi mitra pengemudi yang jujur.

4. Fitur Pemantauan Perjalanan bagi Penumpang dan Mitra Pengemudi
Fitur ini memanfaatkan teknologi artificial intelligence (AI) untuk mendeteksi pemberhentian yang tidak direncanakan. Ketika sistem Grab mendeteksi pemberhentian yang tidak direncanakan, penumpang akan secara otomatis menerima pemberitahuan dalam aplikasi yang menanyakan apakah penumpang atau pengemudi memerlukan bantuan.

Jika mereka membutuhkan bantuan, mereka akan segera diarahkan ke Pusat Keamanan di mana mereka dapat memilih satu atau lebih dari opsi berikut: 1) Membagikan detail informasi perjalanan kepada teman dan keluarga secara langsung; 2) Melaporkan masalah keamanan; atau 3) Meminta bantuan darurat. (fef/fef)