Dalam beberapa kasus, bahkan akses internet 1 GB dapat menghabiskan biaya hingga seperlima dari pendapatan bulanan.
Demikian temuan A4AI terkait keterjangkauan internet di 136 negara-negara berpenghasilan rendah dan menengah.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Lalu, mengapa internet bisa sangat mahal di Afrika?
Penulis laporan berpendapat internet mahal di Afrika akibat pasar yang lesu dan monopoli. A4AI merekomendasikan liberalisasi pasar dan langkah untuk meningkatkan daya saing. Menurut laporan itu, perpindahan dari pasar monopoli ke pasar multioperator bisa mengurangi biaya.
[Gambas:Video CNN]
Di samping itu, A4AI merekomendasikan akses internet publik, seperti penyediaan wifi gratis dan telecenter untuk mengisi celah pasar. Laporan menyebut langkah ini diambil terutama di wilayah pedesaan demi memastikan masyarakat di pinggiran bisa mengakses internet serta memperoleh manfaat ekonomi dan sosial.
Menurut Dhanaraj Thakur, Direktur Riset The Web Foundation, yang diperlukan adalah kombinasi strategi dan peran pemerintah.
"Pemerintah bisa memanfaatkan dana pelayanan universal lebih baik untuk menyediakan akses di daerah-daerah yang kurang terlayani dan harus ada ruang bagi masyarakat dan kota setempat untuk juga terlibat dalam penyediaan layanan yang mereka rasa paling sesuai untuk daerah mereka," tandasnya. (els/bir)