"Kami mengeluarkan produk ini sudah melalui protokol yang sangat ketat ketika sampai ke konsumen," ujar Marketing Manager Samsung Electronics Indonesia Verry Octavianus Wijaya di Jakarta, Kamis (20/2).
Sebelumnya youtuber Jerryrigeverything menguji Galaxy Z Flip. Salah satu poin uji coba adalah menggoreskan layar lipatnya dengan benda tumpul. Alhasil uji coba tersebut meninggalkan bekas goresan pada layar.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Jadi kami minta untuk penggunaanya pun harus dirawat. Jadi lebih hati-hati. Tapi memang ini teknologi terbaru UTG dengan fleksibilitas Infinity," ujarnya.
[Gambas:Video CNN]
Adapun bagi konsumen yang sudah tidak memiliki garansi, Verry menyebut biaya perbaikan layar Z Flip mencapai Rp6 juta sampai Rp7 juta.
"Kalau di Galaxy Fold Rp2 juta karena layarnya di angka Rp9 juta. Jadi cukup membayar seperti itu dan kami ganti," Verry.
Di sisi lain, Verry menyampaikan layar lipat Z Flip sejatinya memiliki ketahanan yang cukup lama. Dia berkata pihaknya sudah melakukan uji coba melipat layar z Flip sebanyak 200 ribu kali.
"Jadi logikanya kalau sehari buka tutup 100 kali, itu bisa 5 tahun. Jadi kami yakinkan bahwa ketika kami keluarkan produk ini sudah melalui protokol yang sudah luar biasa ketat," ujarnya.
"Jadi memang melebihi ekspektasi kita. Makanya kami buka second batch pre order," ujar Taufiqul.
Lebih dari itu, Taufiqul juga enggan memastikan apakah harga jual Z Flip belum dapat dipastikan apakah naik atau turun. Dia hanya memastikan harga Z Flip saat ini Rp21,888 juta. (jps/mik)