Diberitakan paultan.org, Perdana Menteri Malaysia Mahathir Mohamad mengatakan kebijakan B30 saat meresmikan kebijakan B20 di Kuala Lumpur.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Pemerintah juga bilang melalui program pencampuran bahan bakar diesel ini ditargetkan konsumsi minyak sawit meningkat menjadi 1,3 juta ton per tahun dari sebelumnya 534 ribu ton per tahun.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Malaysia terkesan mengikuti program biodiesel yang sudah dilakukan Presiden Jokowi di dalam negeri. B30 telah diimplementasikan mulai tahun ini dan bakal terus ditingkatkan.
"Setelah B20, sekarang kita ke B30. B30 ini tapi tidak cukup, nanti ke B40 dan B50. Kita ingin kurangi ketergantungan terhadap impor solar, sementara kita juga negara dengan potensi sawit besar dan ini bisa untuk energi pengganti solar," kata Jokowi saat peresmian B30.
Program B30 diketahui merupakan salah satu strategi pemerintah Indonesia menekan defisit neraca perdagangan dan defisit transaksi berjalan. Keduanya sempat membengkak akibat realisasi impor terlalu tinggi.
"Jangan sampai dari kita masih ada yang senang impor. Usaha untuk kurangi impor harus terus dilakukan dengan serius, kita bisa kurangi devisa kurang lebih Rp63 triliun," kata Jokowi. (ryh/fea)