Wuling Sebut Corona Tak Ganggu Produksi Mobil di Cikarang

Dini Nur Asih, CNN Indonesia | Selasa, 25/02/2020 01:52 WIB
Wuling Sebut Corona Tak Ganggu Produksi Mobil di Cikarang Pabrik Wuling Motor Indonesia di Cikarang, Jawa Barat. (Foto: Dok Wuling Motors)
Gianyar, CNN Indonesia -- Wuling Motors Indonesia mengatakan proses produksi kendaraan mereka di Indonesia tidak terganggu meski ada wabah virus corona novel (COVID-19) dari Wuhan, China.

Media Relation Wuling Motors Indonesia, Brian Gomgom pun menegaskan bahwa komponen yang diperlukan untuk memproduksi kendaraan dari China masih tersedia.

"Kita mesti infokan lagi bahwa lini produk Wuling Motors yang ada di Indonesia diproduksi di pabrik kita yang ada di Cikarang. Jadi kalau kejadian yang ada di Tiongkok itu tidak terlalu berpengaruh sama produksi di Indonesia," kata Brian usai konferensi pers di Stadion Kapten I Wayan Dipta, Gianyar, Bali, Senin (24/2).


"Jadi untuk ketersediaan stok ataupun produksi masih aman," sambungnya.

Selain itu meski pemerintah Indonesia membatasi akses pengiriman barang dari China, Wuling mengatakan sampai hari ini pengiriman komponen tidak tersendat.

"Selama produksi masih dijalankan, aman. Artinya, komponen yang diperlukan itu tersedia," pungkas Brian.

Sebelumnya, Daihatsu dan Toyota membuat kebijakan baru buat karyawan menyusul meluasnya wabah virus corona di seluruh negara. Keduanya membatasi untuk sementara waktu perjalanan ke luar negeri, termasuk ke Jepang.

[Gambas:Video CNN]

Menurut Direktur Marketing Toyota Astra Motor (TAM) Anton Jimmi Suwandy, perusahaan hanya mengizinkan karyawan ke Jepang hanya jika ada kegiatan bisnis yang benar-benar dianggap penting.

"[Larangan] ke Jepang, hanya imbauan untuk urgent dan important saja," kata Anton melalui pesan singkat, Rabu (19/2).

Sementara itu Direktur Pemasaran Astra Daihatsu Motor (ADM) Amelia Tjandra menuturkan perusahaan membuat ketentuan agar karyawan tidak pergi keluar negeri. Amelia bilang ini berlaku untuk perjalanan ke semua negara.

Karyawan baru diperkenankan pergi ke luar negeri jika benar-benar ada urusan mendesak terkait bisnis.

Sampai hari ini, korban meninggal karena wabah virus corona di seluruh dunia mencapai 2.465 jiwa dengan 20 kematian diantaranya dilaporkan dari luar China daratan. Sementara kasus infeksi virus corona mencapai lebih dari 79.930. (din/mik)