Kepala BPPT, Hammam Riza mengatakan uji coba ini akan membuat SPKLU bisa memiliki peningkatan dari sisi desain. Pasalnya pengisian daya untuk mobil balap Formula E tentu berbeda dengan mobil listrik.
"Iya kita ingin SPKLU di uji coba di Formula E. Karena Formula E itu ada charging, paling tidak kita itu kan ingin di tes hasil desain kita hasil pengembangan kita, agar sesuai dengan standar industrinya," ujar Hammam di kantor BPPT, Senin (24/2).
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Dengan uji coba ini, ia berharap adanya lompatan teknologi dari SPKLU. Ia mengatakan ke depan SPKLU tak hanya mengikuti perkembangan teknologi, tapi juga mampu menjawab kebutuhan-kebutuhan nyata di pasar.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Kehadiran SPKLU menjadi penting dengan terbitnya Perpres No. 55 Tahun 2019 pada 12 Agustus 2019 tentang Percepatan Program Kendaraan Bermotor Listrik Berbasis Baterai.
Pengembangan infrastruktur SPKLU lanjut Hammam, memerlukan komitmen dan dukungan seluruh pemangku kepentingan, agar tercipta ekosistem Kendaraan Bermotor Listrik (KBL) yang kondusif. (jnp/mik)