Menurut GM keputusan ini diambil perusahaan lantaran kalah bersaing dengan merek lain, di satu sisi utilitas pabrik dianggap masih sangat rendah.
"Pemanfaatan pabrik yang rendah, perkiraan volume domestik dan ekspor berdampak pada bisnis secara signifikan," kata Andy Dunstan, presiden GM Andy Dunstan mengutip Bangkok Post, pada Senin (24/2).
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Kita sebagai pihak yang memproduksi dan mengirimkan barang, kita juga akan melihat permintaan dari mereka seperti apa. Jadi ketika mereka minta, kita jalankan," kata dia di kawasan Gianyar, Bali, Senin (24/2).
Lebih lanjut Brian menyebut untuk data produksi 2019, penjualan Chevrolet Captiva di Thailand, Brunei Darusalam, dan Fiji telah tembus sekitar 200 unit.
"Saya cuma punya data yang 2019, Januari 2020 belum dapat. Sudah di angka 200 unit," ucapnya.
"Kami mengambil setiap langkah untuk mendukung pekerja yang perannya kena dampak," kata GM dalam pernyataan resmi.
GM punya dua pabrik di Thailand, yakni di Rayong, untuk perakitan dan pembuatan sistem gerak serta mesin. Pabrik perakitan yang sanggup menghasilkan 180 ribu unit per tahun memulai operasi pada 2000 kemudian pabrik kedua pada 2011.
Kedua pabrik itu memenuhi kebutuhan domestik Thailand dan juga ekspor. Menurut Bangkok Post, GM di Thailand memiliki sekitar 1.900 karyawan.
[Gambas:Video CNN]
Thailand merupakan eksportir kendaraan roda empat Completely Built Up (CBU) tertinggi di kawasan Asia Tenggara, performanya di atas Indonesia.
Selain itu Honda Cars Philippines Inc. (HCPI), pada situs resminya menyebutkan operasional pabrik di Sta. Rosa, Laguna berhenti bulan depan dengan alasan efisiensi.
Honda disebutkan akan tetap jualan, namun memanfaatkan jaringan regional Honda Asia dan Oceania.
"Honda akan terus menyediakan produk yang sangat menarik bagi para pelanggan di Filipina dan terus memberikan kontribusi kepada masyarakat setempat, yang telah menjadi upaya berkelanjutan selama 50 tahun terakhir sejak Honda didirikan di Filipina," demikian keterangan tertulis Honda. (ryh/mik)