Edukasi & Fitur

Mengatasi Motor 'Karbu' Mogok Akibat Hujan dengan Obeng

Rayhand Purnama, CNN Indonesia | Rabu, 26/02/2020 11:03 WIB
Mengatasi Motor 'Karbu' Mogok Akibat Hujan dengan Obeng Ilustrasi motor karburator terguyur hujan. (Foto: Istockphoto/CasPhotography)
Jakarta, CNN Indonesia -- Hujan bukan penghalang pemilik motor karburator untuk terus beraktivitas. Sebagai kendaraan harian yang menunjang aktivitas sehari-hari, motor jenis ini seringkali mogok karena terkena air.

Umumnya, roda dua yang masih menggunakan karburator bila lama terguyur hujan bisa sulit dinyalakan. Tapi kita jangan panik, masalah ini dapat teratasi dengan mudah hanya dengan mengandalkan obeng min.

Pemilik bengkel RI Matic Shop Muhammad Ikim menjelaskan ada ruang pada karburator yang fungsinya menguras air yang masuk ke dalam sistem asupan bahan bakar tersebut.


Posisi mangkuk karburator ada di bawah.Posisi mangkuk karburator ada di bawah. (Foto: CNN Indonesia/ Rayhand Purnama)

Ikim memaparkan umumnya air masuk ke ruang karburator lewat selang gas yang terhubung pada komponen itu. Jika air masuk, proses pencampuran antara udara dan bahan bakar terganggu sehingga mesin sulit dinyalakan.

"Tapi obeng min ini hanya untuk kasus air yang masuk ke karburator saja dan bikin motor sudah dinyalakan" kata Ikim melalui telepon, Rabu (26/2).

Penjelasan dia seluruh air yang sudah tercampur dengan bahan bakar di dalam karburator akan tertampung pada sebuah 'wadah', atau biasa disebut mangkuk karburator.

[Gambas:Video CNN]

Pada mangkuk ada baut yang bisa diputar ke arah kanan dan kiri. Baut min itu disebut Ikim sebagai akses buka dan tutup lubang pengurasan. Ikim juga bilang proses ini tidak sampai membongkar karburator layaknya melakukan service berkala.

"Jika tinggal dilonggarkan air dan bahan bakar di karburator bakal keluar, jadi dikuras karburatornya," ucapnya.

Setelah pengurasan selesai, lanjut dia pemilik motor tinggal mengencangkan kembali baut tersebut. Baru setelah itu menyalakan mesin.

"Setelah itu selesai, motor bisa langsung dinyalakan. Terasa berebet pasti awalnya mesin, tapi abis itu sudah terasa lancar lagi pasti karena air di karburator sudah dikuras," tutup Ikim. (ryh/mik)