Lancer EX yang terdeteksi mengalami masalah berjumlah 1.217 unit dengan tahun produksi 2008-2010, Outlander Sport dua unit produksi 2010-2011, dan Delica satu unit produksi 2010.
Penjelasan Mitsubishi, desain engine auto tensioner (EAT) ketiga mobil tersebut tidak sempurna sehingga mengakibatkan tekanan atau gaya tahanan geser (sliding resistance force) menjadi tinggi seiring umur pemakaian sehingga dapat mengurangi daya tahan komponen tersebut.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Lihat juga:Asal-usul Wajah Xpander |
Dalam kondisi terburuk, EAT patah atau pecah dan drive belt yang berfungsi sebagai penerus putaran mesin untuk menyatukan putaran pompa oli power steering, putaran alternator, serta putaran pompa air sirkulasi cairan pendingin radiator ini terlepas.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Namun klaim Mitsubishi hingga kini belum keluh dan dari konsumen di Indonesia terkait masalah pada EAT.
[Gambas:Video CNN]
"Kami mengundang para konsumen kendaraan penumpang Mitsubishi dengan model dan tahun kendaraan yang dimaksud untuk melakukan pemeriksaan di dealer resmi kami dengan prosedur yang mudah serta kompensasi penggantian part terkait tanpa biaya." Kata Eiichiro Hamazaki, Director of Aftersales Division MMKSI melalui keterangannya, Kamis (27/2).
Kampanye perbaikan ini menurut Hamazaki dimulai Jumat (28/2) di seluruh dealer kendaraan penumpang Mitsubishi. Estimasi pengerjaan perbaikan atau penggantian komponen baru sekitar 1,5 jam untuk tiga model itu.
"Program kampanye perbaikan ini merupakan bentuk komitmen dan tanggung jawab kami dalam menjaga kualitas kendaraan secara berkesinambungan," ujar dia. (ryh/mik)