Presiden Joko Widodo sudah mengumumkan dua warga Depok, Jawa Barat positif terjangkit virus corona. Keduanya saat ini sedang dirawat di Rumah Sakit Penyakit Infeksi Prof. Dr. Sulianti Saroso, Jakarta Utara.
Perwakilan Dyandra Promosindo, selaku penyelenggara IIMS 2020, Hendra Noor Saleh, mengatakan, sejauh ini belum ada keputusan batal atau tunda. Menurut dia, potensi itu bisa muncul bila ada arahan langsung dari pemerintah.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Hingga Februari, sebanyak 20 Agen Pemegang Merek (APM) roda empat dan dua sudah memastikan diri ikut IIMS 2020. Dari merek mobil di antaranya BMW, DFSK, Honda, Hyundai, Mazda, Mini, Mitsubishi, Nissan, Suzuki, Toyota, Wuling, dan satu lagi merek baru yang identitasnya masih dirahasiakan.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Kohen mengatakan pihaknya terus masih memantau perkembangan virus corona di Indonesia melalui pemerintah. Ia berharap virus yang menyebar dari Wuhan, China itu tidak sampai meluas di Tanah Air.
Lihat juga:Esemka Bingung Diajak Ikut Pameran Otomotif |
[Gambas:Video CNN]
"Tapi kami memantau dan mudah-mudahan tidak semakin memburuk. Tapi pengumuman Pak Jokowi menjadi alert buat kami," katanya.
Virus corona menjadi ancaman buat pameran otomotif yang bisa mengumpulkan sampai ribuan orang di satu tempat. Di Swiss, Geneva International Motor Show (GIMS) yang seharusnya digelar pada 5-15 Maret, telah diputuskan batal atas arahan pemerintah setempat.
Menurut pemerintah Swiss kegiatan yang melibatkan sedikitnya 1.000 orang harus dihentikan untuk sementara.
"Geneva karakternya beda dari IIMS. Geneva itu lebih dari 50 persen pengunjung dari negara lain. Kalau IIMS walau brand internasional tapi pelaku industrinya itu lokal, pengunjungnya juga lokal. Jadi agak beda ceritanya. Tapi kami ini tetap memantau," kata Kohen.
Waspada Virus Corona. (CNN Indonesia/Fajrian) |
Waspada Virus Corona. (CNN Indonesia/Fajrian)