Menurut Samsung, kehadiran ponsel dengan kamera 256 MP setelah melihat perkembangan tren dan permintaan ponsel dari konsumen.
"Jadi buat kita kalau memang itu yang yang dibutuhkan konsumen yang tidak menutup kemungkinan," kata Head of Product Marketing Samsung Mobile, Samsung Electronics Indonesia, Denny Galant di kawasan SCBD, Jakarta, Rabu (4/3).
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Lihat juga:Dua Ponsel Samsung Meluncur di Indonesia |
Dalam seri Samsung Galaxy S20, perusahaan telah menyematkan berbagai teknologi mutakhir mulai dari kamera sensor terbesar 108 MP, hingga Space Zoom 100x, hingga teknologi Nona-binning yang menggabungkan sembilan pixels menjadi satu foto berkualitas.
Denny mengatakan Samsung tidak ada niatan meniru langkah Xiaomi apabila nanti perusahaanya menghadirkan kamera dengan sensor 108 MP.
"Mungkin perlu saya tekankan kalau dari kami kita tidak pernah membuat suatu produk berdasarkan apa yang dilakukan oleh kompetitor," ujar Denny.
[Gambas:Video CNN]
Saat ini, Samsung telah menyematkan teknologi kamera ponsel paling mutakhir dalam seri Galaxy S20. Galaxy S20 Ultra memiliki sensor 108 MP, sedangkan S20 dan S20+ memiliki sensor 64 MP. Samsung mengklaim meskipun fitur cropping foto berarti menghilangkan beberapa detail, dengan sensor beresolusi tinggi kamera seri
Galaxy S20 membuat pengguna memiliki banyak resolusi untuk cropping dan masih mendapatkan gambar berkualitas.
Teknologi Hybrid Optic Zoom pada seri Galaxy S20 memastikan pengguna dapat mengambil gambar dari kejauhan. Teknologi memberikan nilai tambah kepada pengguna dibandingkan dengan teknologi Optical Zoom yang sebelumnya.
Dengan digital zoom yang dilengkapi AI, pengguna dapat melihat lebih jauh hingga 30x dengan S20 dan S20+, serta 100x dengan S20 Ultra.
Untuk mendapatkan 100x zoom, Galaxy S20 Ultra menggunakan lensa lipat dan sensor beresolusi tinggi. (jnp/mik)