Ketua Presidium Nasional Garda Igun Wicakson mengatakan hal tersebut ia lakukan setelah mendapat berbagai informasi dan video mengenai rusuh massa ojol dengan debt collector yang terjadi sejak siang hingga sore.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Berdasarkan laporan anggota, situasi makin mencekam karena dua kelompok massa bentrok saling serang di daerah kawasan Jl. Ring Road Utara, Sleman, Yogyakarta.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Akhirnya menimbulkan konflik rekan-rekan driver ojol di Yogyakarta dengan kelompok penagih hutang," kata Igun.
Igun mengatakan Kapolres Sleman diharapkan bisa memberikan arahan kepada pengemudi ojol agar meredam emosi dan lebih mengutamakan pada aspek kondusif.
"Agar rekan-rekan dapat aktivitas kembali secara normal dan jaminan perlindungan dari Kepolisian untuk aktivitas ojol di Yogyakarta," ujar Igun.
[Gambas:Video CNN]
Lebih lanjut, Igun meminta agar pihak kepolisian bisa menertibkan kelompok debt collector yang disebutnya menimbulkan keresahan dan konflik.
"Terkadang juga adanya oknum yang langsung merampas sepeda motor atau kendaraan yang ternyata telah lunas," tutur Igun.
Pihak kepolisian menjelaskan bentrokan ratusan pengemudi ojol dengan sekelompok DC mengakibatkan enam korban dibawa ke rumah sakit.
Berdasarkan hasil asesmen dari tim Public Safety Center (PSC) 119 Dinas Kesehatan (Dinkes) DIY per 5 Maret 2020, pukul 20.00 WIB, sedikitnya ada empat driver ojol yang diduga mengalami luka tembak di bagian paha maupun betis. Sedangkan dua orang lainnya mengalami luka sobek pada beberapa bagian tubuhnya. (jnp/fea)