Apple memperingatkan kepada karyawan di toko bahwa kurangnya pasokan tersebut akan berlangsung selama dua hingga empat minggu. Hal tersebut diumumkan Apple kepada para staf Apple Store.
Perusahaan pada akhir Februari telah memperingatkan bahwa pasokan iPhone global akan terbatas untuk sementara waktu meski produksi masih berjalan.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Contoh kasus adalah kelangkaan komponen kamera atau layar iPhone. Namun kabar baiknya, apabila kerusakan parah, Apple dipastikan akan mengganti ponsel rusak tersebut dengan yang baru.
[Gambas:Video CNN]
Diberitakan sebelumnya, raksasa teknologi yang berbasis di Cupertino, California, Amerika Serikat ini telah membatasi perjalanan karyawannya ke China, Korea Selatan, dan Italia.
Untuk mengatasi kelangkaan komponen tersebut, Apple dengan cepat membuka kembali tokonya di China setelah dipaksa untuk sementara menutup semua 42 lokasi karena virus. Perusahaan sejauh ini telah membuka 38 toko.
Meski pabrik telah dibuka, nyatanya pemulihan produksi pabrik-pabrik tersebut lebih lambat dari perkiraan.
Sebab Apple menekankan kesehatan para pekerjanya adalah 'prioritas utama' dan bermaksud memulihkan operasi dengan cara seaman mungkin.
Dilansir dari Engadget, di tengah merebaknya penyebaran virus corona Apple pesimistis bisa memenuhi target pendapatan pada kuartal pertama 2020. (jnp/mik)