Pameran Otomotif New York Ikut Ditunda Sebab Virus Corona

CNN Indonesia | Kamis, 12/03/2020 03:48 WIB
New York International Auto Show seharusnya digelar pada 10-19 April, namun ditunda hingga Agustus. Ilustrasi pameran otomotif. (CNN Indonesia/Hesti Rika)
Jakarta, CNN Indonesia -- New York International Auto Show 2020 resmi dinyatakan ditunda. Penyelenggara mengungkap pameran terpaksa ditangguhkan terkait kekhawatiran penyebaran wabah virus corona (Covid-19).

"Kami mengambil langkah luar biasa ini untuk membantu melindungi peserta kami, peserta pameran dan semua peserta dari virus corona," kata Presiden Asosiasi Otomotif New York Mark Schienberg mengutip CNN, Rabu (11/3).


Keputusan penundaan pameran otomotif karena Covid-19 ini bukan yang pertama. Sebelumnya Bangkok Internasional Motor Show di Thailand (25 Maret - 5 April) dan Manila International Auto Show (2-5 April) di Filipina juga mengalami nasib yang sama.


Sementara Geneva International Motor Show di Swiss yang seharusnya digelar pada 5-15 Maret diputuskan batal karena mengikuti kebijakan pemerintah. Pemerintah Swiss melarang ajang pertemuan yang melibatkan sedikitnya 1.000 orang, paling tidak hingga 15 Maret 2020.

Mengutip CNBC, penyelenggara menyebutkan New York International Auto Show ditunda hingga Agustus. Semula pameran ini dijadwalkan berlangsung bulan depan yang dibuka untuk umum pada 10 April. Tapi penangguhan mengharuskan pameran digelar 28 Agustus sampai dengan 6 September 2020.

Sejumlah merek yang menjadi peserta pada pameran tersebut menolak berkomentar.


[Gambas:Video CNN]

New York International Auto Show merupakan salah satu agenda terbesar pada kalender tahunan industri otomotif global. Melalui pameran ini penyelenggara mengklaim bakal menambah US$330 juta untuk ekonomi lokal kota tersebut.

Selain di New York, pameran otomotif Amerika Serikat juga akan berlangsung di Detroit pada Juni namun statusnya belum diungkapkan.

Covid-19 diketahui terus menyebar ke berbagai negara termasuk Indonesia. Juru bicara pemerintah terkait Covid-19 dalam pernyataannya menyebut 27 warga positif terjangkit wabah tersebut, satu di antaranya telah meninggal dunia. (ryh/fea)
TOPIK TERKAIT
REKOMENDASI
LAINNYA DI DETIKNETWORK