Dikutip dari The Wall Street Journal, Kamis (12/3), keputusan ini selain untuk mencegah penyebaran penyakit SARS-CoV-2, juga salah satu bentuk dukungan perusahaan bagi karyawan yang terkena dampak virus corona.
Pada pekan lalu, Amazon mengumumkan salah satu karyawannya yang berkantor di Seattle, dinyatakan positif terkena virus corona. Perusahaan tidak lepas tangan dan mendukung penuh karantina bagi karyawannya yang terjangkit SARS-CoV-2.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Kasus corona COVID-19 di negeri paman sam kini menembus angka 1.037 kasus dengan 31 kematian, pada Rabu (11/3). Pemerintah setempat telah meningkatkan kewaspadaan terhadap penyebaran virus corona.
[Gambas:Video CNN]
Negara bagian AS yang terdampak virus corona, yaitu Washington, California dan New York yang kasusnya mencapai ratusan orang. Kasus corona di negara bagian Massachusetts juga hampir menyentuh angka 100.
Menyikapi korban yang diprediksi akan terus bertambah ini, Amazon akan mengucurkan dana bantuan guna membantu rekan bisnis dan pekerjanya yang terkena dampak corona. Kontribusi awal Amazon untuk dana tersebut sebesar US$25 juta atau sekitar Rp362 miliar. (mik)