Sejauh ini cara penularan Covid-19 sebagian besar terjadi melalui droplet atau cairan ludah seseorang. Droplet yang keluar saat berbicara, batuk, atau bersin itu bisa terus mengudara selama tiga jam.
Bukan cuma itu, droplet disebut bisa menempel di permukaan sedangkan virus corona 2019 yang disebut SARS-CoV-2 bisa bertahan mulai beberapa jam hingga berhari-hari dalam kondisi itu.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Lihat juga:'Terpukul' Corona, IIMS 2020 Ditunda |
Praktisi keselamatan berkendara Jakarta Defensive Driving Consulting (JDDC) Jusri Palubuhu mengatakan langkah antisipasi yang bisa diterapkan pengemudi sebetulnya tidak rumit.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Jadi seperti yang disampaikan ahli kesehatan, ya pengemudi di sini juga harus menggunakan masker," kata Jusri melalui telepon, Selasa (17/3).
Selain masker, pengemudi juga dikatakan harus menggunakan sarung tangan yang diganti setiap hari. Pilih sarung tangan yang bahannya tidak mengganggu aktivitas mengolah roda kemudi, disarankan menghindari bahan plastik karena licin.
[Gambas:Video CNN]
"Setiap selesai atau mau makan ya selalu rajin cuci tangan," kata Jusri.
Di sisi lain, Jusri menyampaikan operator angkutan umum harus memperhatikan kesehatan pegawainya untuk menekan penularan Covid-19.
Jusri menyarankan setiap armada angkutan umum segera dibersihkan menyeluruh usai beroperasi. Bila perlu operator menyiapkan cairan antiseptik yang dapat disemprotkan ke dalam kabin guna membunuh bakteri dan virus.
"Jadi di sini pengusaha atau pemilik angkuran umumnya juga harus aktif," kata Jusri. (ryh/fea)