Aplikasi yang digunakan untuk melawan hoaks virus corona ini direncanakan akan meluncur pada hari ini (18/3). Namun Kominfo mengaku akan menunda peluncuran tersebut.
"Sepertinya belum bisa Rabu (18/3). Akan dikabari," ujar Plt. Kepala Biro Humas Kemenkominfo, Ferdinandus Setu saat dihubungi CNNIndonesia.com, Selasa (17/3).
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Kami masih mengembangkan aplikasinya," kata Direktur Jenderal Penyelenggara Pos dan Informatika (Dirjen PPI) Kemenkominfo, Ahmad M. Ramli
[Gambas:Video CNN]
Sebuah perusahaan Cina bernama AISpeech mengatakan bahwa chatbot AI-nya akan gratis untuk pemerintah, lembaga medis dan amal.
Teknologi AI-nya bisa melakukan panggilan otomatis dan mencatat aduan. Sistem panggilan robot AISpeech akan memungkinkan organisasi-organisasi ini menjangkau banyak orang untuk mencatat perjalanan yang baru-baru ini dilakukan dan mencatat tanggapan mereka.