Peta Covid-19 Banten-Yogyakarta Muncul, Susul DKI-Jabar

CNN Indonesia | Kamis, 19/03/2020 08:45 WIB
Peta Covid-19 Banten-Yogyakarta Muncul, Susul DKI-Jabar Peta sebaran corona pemprov Jabar (dok. https://pikobar.jabarprov.go.id)
Jakarta, CNN Indonesia -- Pemerintah Banten dan Yogyakarta menyusul langkah DKI Jakarta dan Jawa Barat yang sudah memiliki peta persebaran Covid-19 di wilayah mereka.

Selain peta sebaran, pada situs ini juga memberikan informasi berapa jumlah orang yang terjangkit Covid-19.

Dengan demikian, sudah empat pemerintah daerah yang memiliki peta persebaran SARS-COV-2 yang bisa diakses masyarakat. Sementara itu, desakan kepada pemerintah pusat untuk membuat peta pesebaran tingkat nasional masih belum bersambut. 

Padahal pemerintah pusat melalui Kementerian Kesehatan (Kemenkes) telah membuat situs terkait perkembangan virus corona SARS-Cov-2 di Indonesia. Namun, situs tersebut masih belum dilengkapi dengan data yang mudah dibaca dan peta persebaran infeksi Covid-19.


Selain itu, pemerintah juga telah membentuk Gugus Percepatan Penanganan Corona. Satuan tugas itu dipimpin oleh Ketua Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Doni Armando. Satgas dibentuk berdasarkan Keputusan RI nomor 7 tahun 2020.

Berikut empat situs pemerintah daerah, yaitu DKI Jakarta, Jawa Barat, Daerah Istimewa Yogyakarta, dan Banten.


1. Peta Covid-19 Jakarta

https://corona.jakarta.go.id/

Pemerintah provinsi DKI Jakarta telah membuat situs khusus peta penyebaran virus corona di Jakarta. Situs ini bekerja secara real time.

Di dalam situs itu, pemprov menyajikan data jumlah pasien yang masuk ke daftar Orang Dalam Pemantauan (ODP) dan Pasien Dalam Pengawasan (PDP).

Situs virus corona Jakarta juga menyajikan peta persebaran virus, mulai dari kawasan Jakarta Barat, Jakarta Timur, Jakarta Selatan, Jakarta Utara, dan Jakarta Pusat.


2. Peta Covid-19 Provinsi Jawa Barat

https://pikobar.jabarprov.go.id/#/

Situs pusat informasi dan koordinasi Covid-19 yang diluncurkan Gubernur Jabar Ridwan Kamil (RK) tak berbeda jauh dengan situs Jakarta Tanggap Covid-19 milik DKI ala Gubernur Anies Baswedan.

Pada bagian beranda situs, website milik Jabar sama seperti DKI yang menampilkan hotline yang bisa dihubungi oleh masyarakat jika hendak bertanya atau melaporkan hal darurat terkait Covid-19.

Lalu, situs Pemprov Jabar menampilkan peta berikut data sebaran Covid-19 yang diperbarui secara berkala.

Pada peta itu, pengunjung bisa langsung mengetahui daerah mana yang paling banyak terdapat Orang Dalam Pemantauan (ODP), Pasien Dalam Pengawasan (PDP), atau pasien yang terkonfirmasi positif dengan nama lain SARS-Cov-2 itu.

[Gambas:Video CNN]

3. Peta Covid-19 D.I.Yogyakarta

https://corona.jogjaprov.go.id/map-covid-19-diy

Sama halnya dengan situs pemda DKI Jakarta dan Jawa Barat, pemda Yogyakarta menjabarkan secara rinci peta persebaran Covid-19 di daerahnya.

Pada halaman beranda, disajikan peta daerah Yogyakarta. Pengelola menandakan titik persebaran dengan warna yang berbeda.

Daerah yang ditandai warna merah artinya Pasien Positif Covid-19, oranye menandakan Pasien Dalam Pengawasan (PDP), dan warna biru menandakan Orang Dalam Pemantauan (ODP).

Menurut keterangan situs, data yang ditampilkan terus diperbarui sesuai dengan informasi yang diterima pemda DIY.

4. Protokol Kesehatan Provinsi Banten

https://infocorona.bantenprov.go.id/

Provinsi Banten juga ikut bergabung membuat situs peta persebaran Covid-19. Menurut pantauan CNNIndonesia.com, pengelola tidak hanya merinci jumlah kasus positif Covid-19, PDP, dan ODP tetapi mereka juga menampilkan data keseluruhan secara nasional orang yang terjangkit Covid-19.

Sampai hari ini (18/3), data pasien kasus terkonfirmasi Covid-19 Provinsi Banten mencapai 8 kasus positif, 7 dirawat, belum ada yang sembuh, dan satu meninggal dunia.

Data Pasien Dalam Pengawasan (PDP), 20 kasus, 15 masih dirawat, dan 5 sembuh. Sementara data Orang Dalam Pemantauan (ODP) ada 135 ODP, 84 masih dipantau, dan 51 sembuh.

(din/eks)


ARTIKEL TERKAIT
BACA JUGA