Kerja dari Rumah Redam Kemacetan Jakarta hingga 20 Persen

Rayhand Purnama, CNN Indonesia | Kamis, 19/03/2020 15:25 WIB
Imbauan pemerintah untuk mengurangi aktivitas di luar rumah efektif menurunkan kemacetan jalan di Ibu Kota Jakarta. Kondisi lengang jalan Ibu Kota Jakarta. (Foto: ANTARA FOTO/Widodo S. Jusuf)
Jakarta, CNN Indonesia -- Direktur Lalu Lintas Polda Metro Jaya Komisaris Besar Sambodo Purnomo mengatakan kemacetan Jakarta menurun sampai 20 persen pasca imbauan kerja dari rumah (work form home/WFH) oleh Presiden Joko Widodo pada Minggu (15/3) guna hindari penyebaran Covid-19.

Presiden Jokowi meminta masyarakat mengurangi aktivitas di luar rumah. Segala kegiatan seperti belajar, sekolah, dan beribadah dianjurkan dilakukan di rumah untuk mencegah penularan virus corona.

"Yang kami pantau volume lalu lintas berkurang antara 14-20 persen," kata Komisaris Besar Sambodo Purnomo ketika dihubungi CNNIndonesia melalui sambungan telepon, Rabu (18/3).


Sambodo mengatakan kemacetan berkurang berdasarkan perbandingan dengan pergerakan kendaraan selama satu pekan lalu, khususnya di kawasan padat kendaraan misalnya di ruas Sudirman Thamrin dan sebagainya.

Selain itu Sambodo mengatakan volume kendaraan juga turun di gerbang-gerbang jalan tol dalam kota.

"Ruas tol setelah kami amati juga ada penurunan volume sekitar 20 persen juga," ucap dia.

[Gambas:Video CNN]

Sambodo menambahkan kebijakan sejumlah perkantoran yang menerapkan sistem WFH mampu menurunkan kepadatan arus lalu lintas ibu kota.

"Maka sekarang terasa landai jalan Jakarta ini," ucap Sambodo.

Terkait jumlah angka kecelakaan dan pelanggaran tilang, ia belum bisa menyimpulkan sebab data tersebut diakumulasi setiap akhir pekan. Namun diyakini Sambodo mengalami penurunan dibanding hari-hari biasa.

"Terus dari sisi polusi sendiri kami yakini juga turun karena dari jumlah kendaraan bermotor saja sudah berkurang sekarang ini," kata Sambodo. (ryh/mik)