Volume Kendaraan Turun di Jalan Jendral Sudirman Imbas Corona

ANTARA, CNN Indonesia | Jumat, 20/03/2020 17:55 WIB
Volume Kendaraan Turun di Jalan Jendral Sudirman Imbas Corona Suasana jalan sekitar Sudirman. (CNN Indonesia/Resty Armenia)
Jakarta, CNN Indonesia -- Imbauan bekerja dari rumah atau Work Form Home (WFH) buat menanggulangi wabah virus corona (Covid-19) mengurangi kepadatan lalu lintas di Jakarta, terutama di Jalan Jendral Sudirman dan Thamrin yang selalu sibuk setiap hari. Polda Metro Jaya menyatakan volume kendaraan di kedua jalan itu menurun sampai 18 persen.

Menurut data Polda Metro Jaya, pada Senin (16/3), jumlah kendaraan yang melintas dari Ratu Plaza menuju Sarinah sejumlah 49.279 unit. Angka itu turun 14 persen dari data per Senin (9/3) sebanyak 57.536 unit.


Volume Kendaraan Turun di Jalan Jendral SudirmanKepadatan kendaraan yang terjadi di kawasan Sudirman, Jakarta, Kamis, 5 Desember 2019. (CNN Indonesia/Bisma Septalisma)

Arus lalu lintas sebaliknya, dari Sarinah menuju Ratu Plaza, tercatat 23.027 unit pada Selasa (10/3). Volume kendaraan menurun 18 persen ketimbang pada Selasa (10/3) sejumlah 28.244 unit.


"Seperti yang kita lihat arus lalu lintas saat ini cukup lenggang," ujar Direktur Lalu Lintas Polda Metro Jaya Kombes Polisi Sambodo Purnomo Yogo pada Kamis (19/3) seperti diberitakan Antara.

Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan sebelumnya membuat kebijakan mengurangi armada transportasi umum Transjakarta dan MRT guna menekan penyebaran virus corona (Covid-19) pada Senin (16/3). Anies yang menilai ada risiko besar penularan Covid-19 di transportasi umum mengimbau masyarakat menggunakan moda transportasi lainnya, termasuk kendaraan pribadi.

[Gambas:Video CNN]


Namun perubahan mendadak itu bikin antrean panjang penumpang di halte Transjakarta dan stasiun MRT, pasalnya masih banyak kantor belum sempat menerapkan WFH. Kebijakan itu lantas dicabut pada Senin sore buat meredakan situasi.

Pengamat transportasi menyatakan antrean panjang yang bikin resah merupakan bukti masyarakat masih sangat membutuhkan transportasi umum di tengah wabah Covid-19. (fea)