Karyawan Pabrik Toyota di Jepang Positif Virus Corona

CNN Indonesia | Jumat, 20/03/2020 16:17 WIB
Karyawan di salah satu pabrik Toyota di Jepang dinyatakan positif sejak 19 Maret 2020. Logo Toyota. (AFP PHOTO / Geoff Robins)
Jakarta, CNN Indonesia -- Toyota Motor Corporation (TMC) mengumumkan pada Jumat (20/3) satu karyawan tetapnya positif terinfeksi virus corona (Covid-19). Karyawan itu dilaporkan sebagai pria, berusia 20-an tahun yang bekerja di lini produksi pabrik Toyota City Takaoka, di Aichi, Jepang.

Toyota menjelaskan kronologinya dimulai pada 14 Maret, saat itu karyawan mengalami demam kemudian beristirahat di rumah sejak 16 Maret. Pada 19 Maret, usai demam tak reda, dia dites lantas dinyatakan positif.

Presiden TMC Akio Toyoda dalam keterangan rsmi mengatakan, sejak pertama kali mendengar salah satu karyawannya positif, pihak manajemen langsung melakukan penyelidikan. Manajemen menggali informasi terkait siapa saja yang melakukan kontak dengan karyawan positif tersebut.


"Kami melakukan penyelidikan dan menemukan 11 orang lain telah melakukan kontak dekat dengannya," kata Toyoda.

Sebagai tindakan pencegahan keselamatan, 11 orang tersebut sudah diminta tinggal di rumah dan mengisolasi diri selama dua pekan. Toyota langsung memutuskan melakukan disinfeksi pada area kerja per 19 Maret kemudian pabrik kembali beroperasi tidak lama kemudian.

Toyoda meminta maaf atas segala kecemasan dan kekhawatiran karena situasi ini. Menurut Toyoda pihaknya bakal meningkatkan komunikasi dan pemeriksaan kesehatan semua pekerja di semua lokasi.

[Gambas:Video CNN]


"Kami akan melakukan yang terbaik untuk memberikan pembaruan tepat waktu pada orang-orang ini seiring dengan perkembangan situasi dan juga langkah-langkah penerapan untuk mencegah penyebaran virus lebih lanjut," kata Toyoda.

Sejauh ini kasus Covid-19 mencapai di Jepang 963 orang, sebanyak 33 orang di antaranya meninggal dunia, dan 215 orang sembuh. Covid-19 yang mewabah dari China juga sudah sampai Indonesia, data terkini 309 orang positif, 25 di antaranya meninggal, dan 15 orang sembuh. (ryh/fea)